[Freelance] Mirror Chapter 1

PicsArt_1469709501299

Title : Mirror  | Author : Man Ri Ra | Genre :  Angst, Romance, School-life | Rating : T | Main Cast : Bae Suzy, Oh Sehun | Other Cast : Jung Soojung, Kim Myungsoo, etc

 

·

·

·

Notes: Story is mine. Don’t bashing. I hate plagiat. Sorry for typos and enjoy!
·

·

·

M I R R O R    /chapter 1/
————————-

·

HAPPY READING!!

.

“Sejak kapan kau membaca komik?”

Pertanyaan itu dilontarkan Jung Soojung kepada sahabat yang duduk disebalahnya, Bae Suzy. Gadis itu menopang dagunya menggunakan sebelah tangan sedangkan tangannya yang lain membolik-balik buku komik yang didapatnya dari tas Suzy.

Bae Suzy menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi lalu mengedarkan pandangannya ke setiap sudut kelas, rupanya kelas yang dihuninya ini sudah sepi. Bel istirahat sudah berdering 10 menit yang lalu namu ia sama sekali belum minat untuk beranjak keluar kelas.

Kembali ia memusatkan perhatiannya kepada laptop yang ada dihadapannya, sebelum akhirnya memilih untuk menjawab pertanyaan Soojung.

Suzy melirik Soojung sekilas. “Untuk Sehun sunbae.”

Soojung mengerutkan keningnya dalam, lalu menatap Suzy penasaran. “Kau sudah dekat dengannya sekarang? Kau menyukainya?”

“Siapa?” Suzy bertanya acuh. Ia memilih untuk menyerahkan perhatian sepenuhnya kepada benda elektronik itu yang kini ia gunakan untuk menyelesaikan laporan hasil penelitian tugas Biologi untuk dikumpulkan lusa.

“Sehun sunbae.”

Suzy menggeleng. “Kami hanya teman.”

“Baiklah teman,” Soojung mengangguk acuh, lalu tiba-tiba mematap Suzy tajam. “Tapi Suzy-ah. Aku sudah memperingatkanmu untuk jangan sampai menyukai Sehun sunbae.”

Suzy menghembuskan napasnya ketika melirik Soojung sebentar kemudian memilih menutup laptopnya setelah memastikan tugasnya tersimpan. Ia membereskan kertas coretan yang berserakan dimeja lalu menyimpan laptopnya kedalam tas.

Suzy akhirnya menatap sahabatnya itu lalu menarik komik yang dipegang Soojung dan menimangnya pelan. “Sehun sunbae adalah lelaki pertama yang berhasil menarik perhatianku. Dan dia baik.”

Soojung sedikit terkejut ketila mendengarnya, namun segera ia sembunyikan dalam senyum miring. Ia memutuskan beranjak dari kursi dan memilih menduduki mejanya, tangannya bersedekap dan menatap Suzy malas. “Jadi kau memutuskan menyukai Sehun sunbae playboy itu?”

Suzy menggeleng tak setuju. “Sehun sunbae bukan playboy, hanya fans gadisnya saja banyak.” Bahu Suzy mengedik acuh. “Semoga saja aku tak menyukainya lebih. Kami hanya teman.”

“Sehun sunbae tak sebaik yang kau kira,” Soojung menyerukan pendapatnya tentang Sehun. Namun ia langsung mendengus ketika ia tak juga mendapat perhatian Suzy.

Suzy diam saja. Kemudian ia memutuskan untuk beranjak meninggalkan Soojung sendirian dengan membawa komiknya. Ia akan menyerahkan komik ini kepada Sehun, karena seperti yang ia dengar dari mulut pria itu minggu lalu, bahwa pria itu adalah maniak komik. Lagipula jika ia tak akan membiarkan Soojung mencercanya dengan sejuta pertanyaan tentang kedekatannya dengan Sehun. Terkadang sahabatnya itu tak akan berhenti bicara sebelum mendapatkan jawaban yang memuaskan hatinya.

Sehun merupakan kakak kelas mereka yang akhir-akhir ini dekat dengannya setelah insiden tak sengaja. Yaitu minggu lalu ketika dirinya yang sakit memaksakan diri untuk mengikuti pelajaran olahraga yang malah berakhir di UKS karena pingsan. Saat itu Sehun ikut menolongnya dan bahkan juga menunggu dirinya di ruang UKS sampai sadar. Memang setelah insiden itu ia menjadi dekat dengan Sehun, namun hanya sekedar teman, tak lebih. Meskipun nyatanya ada rasa aneh tetapi menyenangkan yang ia rasakan saat dekat dengan pria itu, entahlah.

Suzy juga mengabaikan desas-desus diluar sana yang membicarakan sepak terjang Sehun yang kerap mempermainkan perasaan wanita. Suzy tak perduli karena yang ia percaya bahwa ketika dirinya bersama Sehun, lelaki itu baik dan sopan padanya. Lagipula ia hanya berteman dengan pria itu, tak ada hal lebih dan tak ada yang perlu dikhawatirkan oleh Soojung maupun dirinya sendiri.

Suzy melangkahkan kakinya cepat dan ringan. Ruang kelas Sehun berada dilantai atas yang itu berarti ia harus menaiki tangga dulu. Entah kenapa ia sangat antusias akan memberikan komik ini kepada Sehun, ia yakin pria itu akan suka.

*

Soojung masih terdiam seperti orang bodoh diposisinya seperti tadi, ia hanya bisa menggeleng tak percaya karena ditinggal oleh Suzy begitu saja. Otaknya dengan cepat memerintahnya mengikuti Suzy yang berjalan keluar kelas meskipun kini matanya tak bisa menjangkau dimana sahabatnya itu sekarang. Tapi entah kenapa ia sangat yakin sahabatnya itu kali ini akan menemui Sehun dikelas pria itu. Mengingat Suzy membawa komik yang kata gadis itu akan diberikan kepada Sehun sunbae.

Bukan ia tak suka melihat Suzy dekat dengan Sehun. Ia hanya khawatir sahabatnya itu akan termakan ucapan pria itu. Bagaimanapun juga, isu tentang Sehun sang penahkluk hati wanita sudah tersebar dimana-mana. Siapa tau Sehun sunbae itu hanya akan menjadikan Suzy sebagai korban. Yang mana menjadikan Suzy sebagai pacar dan memutuskannya ketika bosan, seperti apa yang dilakukan pria itu biasanya. Meskipun Suzy menyangkalnya dan bersikeras mengatakan mereka hanya teman, tapi ia tetap saja khawatir. Bukankah status pacar-pacar Sehun dulu sebelum menjadi korban adalah seorang teman juga? Semua berawal dari teman.

Soojung mengumpat pelan. Baru saja ia menyadari ruang kelas Sehun berada dilantai atas. Sesungguhnya ia sangat malas untuk menaiki tangga dan melewati segerombolan kakak kelas 12 centil yang sedang melakukan tebar pesona disepanjang tangga. Tapi bagaimanapun juga ia harus menyusul sahabat keras kepalanya itu. Bagaimana jika dikelas Sehun, Suzy akan mendapat tatapan sinis para fans Sehun? Dan ia tak akan membiarkan itu terjadi. Mengingat itu, ia segera bergegas dan mengabaikan berbagai macam umpatan yang dilontarkan siswa lain kepadanya yang tak sengaja ditabraknya.

Soojung menghentikan langkahnya ketika penglihatannya menangkap Suzy yang berdiri mematung didepan kelas Sehun. Tubuh ramping gadis itu tersembunyi dibalik tembok dengan kepala sedikit condong ke depan, persis seperti orang yang sedang mengintip.

Soojung yang penasaran langsung berjalan cepat mendekatkan tubuhnya kepada Suzy. Keningnya berkerut mendengar suara berisik para pria yang sedang mengobrol dari dalam kelas. Ia memilih memasang telinganya baik-baik.

“. . . Tiga minggu!”

“Kupikir satu bulan saja tidak cukup Tuan Oh.”

“Oke, dua minggu.”

“Hahaha, jagoan kita mengatakan akan menakhlukkan gadis itu dalam waktu dua minggu? Sombong sekali!”

“Jangan meragukanku! Aku akan membuat gadis bernama Bae Suzy itu bertekuk lutut padaku dengan waktu yang singkat dan . . . “

Suzy meremas komik yang ada pada genggamnya. Telinganya panas mendengar celotehan Sehun dan teman-teman pria itu yang membicarakannya. Entah kenapa hatinya terasa kebas saat mendengar fakta bahwa Sehun hanya akan mempermainkannya. Padahal seharusnya ia merasa tenang saja karena ia yakin tak menaruh perasaan apapun pada lelaki itu.

Ia hendak pergi berbalik dan langsung terkejut saat menyadari Soojung bahkan sudah berdiri dibelakangnya dan nyaris menempel pada tubuhnya. Bahkan ia sama sekali tak menyadari keberadan Soojung tadi. Lalu ia memilih menunduk, menghindari netra Soojung yang kini menatapnya dengan pandangan khawatir. Ia yakin Soojung sudah mendengarnya meskipun tak sebanyak apa yang ia dengar.

“Kau mendengarnya?” Suara Suzy nyaris seperti bisikan, hilang tertelan ditenggorokan.

Soojung menghembuskan nafasnya kasar. “Kau baik-baik saja ‘kan? Maksudku kita tak bisa diam saja seperti ini.”

“Aku oke.”

Soojung mendesah keras saat tiba-tiba rasa marah menyelubungi hatinya. Ingin rasanya ia merobek mulut Sehun dan teman-temannya, menjambak rambut mereka dan menendang mereka ke tempat jauh semacam Segitiga Bermuda lalu menghilang di neraka. Bisa-bisanya lelaki brengsek macam Sehun sudah berniat mempermainkan perasaan sahabat baiknya. Suzy-nya sama sekali tak pantas diperlakukan seperti itu.

Soojung yang panas mulai melangkah untuk menjalankan segala niat ‘baik’ yang sudah direncakannya untuk membalas Sehun keparat itu. “Kita harus melakukan sesuatu!”

Sebuah tangan mencekal pergelangan Soojung dan gadis itu yakin yang melakukannya adalah Suzy.

“Apa lagi? Kita harus menemui Sehun sialan itu dan menampar mulutnya. Aku akan membongkar rencana gagalnya! Sudah beruntung kita mendengar semuanya, berterima kasihlah pada komikmu itu karena sudah membuatmu membawa kita kemari dan mengetahui semua. Komik ini. . .” Dan Soojung dengan tidak pentingnya melanjutkan dengan membicarakan komik yang sedang digenggam Suzy dan berjanji setelah ini ia akan meminjam serta membaca komik yang menjadi pahlawan itu.

“Oke itu tidak penting sekarang!” Soojung menjilat bibirnya yang kering saat menyadari ia sudah banyak bicara hal tidak penting seperti membicarakan komik itu disaat amarah menguasainya. “Jika kau tak ingin masuk, biarkan aku yang menemui Sehun gila itu!”

Soojung kembali bersiap melangkah dengan menghentakkan sepatu baru yang dibelinya kemarin. Biarlah nanti ia menyesal karena sudah merusak sepatu barunya dihari pertama ia memakainya. Nanti ia akan meminta Suzy untuk membelikannya yang persis sebagai bentuk terimakasih.

Namun lagi-lagi Suzy berhasil menahan pergelangan tangannya dan kini Suzy malah menyeretnya menjauhi kelas Sehun. Soojung hendak memprotes dan memberontak, namun ia mengurungkan niatnya saat netranya malah menangkap Suzy menatapnya penuh misteri.

“Jung Soojung dengarkan aku, aku tak apa-apa. Sehun sunbae yang memulai permainan ini, dan aku sudah terjebak. Aku akan membuat permainan ini menjadi hebat. Percaya padaku, biarkan aku ada dalam permainan bodoh itu dan aku yang akan menertawakan kebodohan mereka karena salah telah bermain denganku. Aku berjanji tak akan menyukai Sehun bodoh itu malah aku akan membuat sebaliknya. Percaya padaku!”

Dan Soonjung tahu, sahabatnya ini sedang tidak main-main untuk membalaskan dendamnya sendiri.
.
.

BERSAMBUNG····

****

·

·

·

·

·

Haluuuuu! Man Ri Ra dateng lagi!!! Kali ini bawa ff ber-chapter sesuai janji. Sesuai dengan voting-cielah yang pd milih HunZy jadi Main cast, maka disini aku bawain HunZy meskipun gatau lanjuutnya mau gimana.

Chapter 1 pendek ya? Oke maaf ya dan aku gak janji juga klo chapter berikutnya bakal lebih panjang. >·<

Semoga pada suka sama genre yang kubawa. Maaf ceritanya jelek huhuhuhu-,-

Jangan lupa RCL♥♥

SEE YOU NEXT TIMEEEE!!!!

24 responses to “[Freelance] Mirror Chapter 1

  1. keren ff ceritaanya thor.
    awalnya sehun mau buat suzy jadi taruhan?
    dasar si srhun flayboy…
    semoga suzy bisa menahklukan hati sehun, makasi ceritanya thor.
    fighting.

  2. Woah, Suzy jjang!
    Yeoja tidak selamanya lemah dan hanya nerima, dan semoga Suzy bisa membuktikannya… jadi penasaran dengan rencana Suzy selanjutnya, ijin baca next partnya, gomawo🙂

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s