#1 Love&Hate

PicsArt_08-18-11.48.37

Title     : Love & Hate

Genre  : Romance, Marriage Life, Sad

Main Cast: Bae Sooji, Kim Myungsoo, Kim Jongin, Jung Soojung

Other Cast : Find by yourself

Rating : PG

The fiction by Nidhyun (@nidariahs)

 

 

Sooji mencintai Kim Jongin sepenuh hatinya –tidak peduli apakah orang lain menganggap cintanya benar atau salah, ia tidak peduli apakah ia harus menyakiti sahabatnya sendiri atau tidak. Toh, dia sudah tersakiti sejauh ini.
dan semua terjadi begitu saja, ketika Kim Jongin datang padanya dan hampir menyematkan cincin di jari manisnya. Ya…hampir.
Semua orang mencemooh dan mengejeknya sebagai…perebut kekasih orang lain yang tidak beruntung. Sangat-sangat tidak beruntung, karena sakit yang dipikulnya tak kunjung berhenti sampai ia ingin mengakhiri hidupnya saja.
Tapi lelaki bodoh itu mengulurkan tangannya dan berteriak lantang
“Jika aku menggantikan pria itu, maka kau harus berjanji untuk tetap hidup!”

***

Katanya, cinta itu buta. Dan…mereka bilang, cinta itu sangat egois dan tak mengenal logika. Ada yang menjabarkan cinta itu secara teoretis, menghubungkan dengan reaksi tubuh dan juga hal-ha- kimiawi pada struktur tubuh manusia untuk memjabarkan kata ‘cinta’. Sebagian lagi, mereka menuliskan cinta dengan bahasa terpuitis yang mereka miliki.

Dan…mungkin, gadis itu -gadis yang tengah melamun di bawah guyuran gerimis musim semi dengan mata menyelami puisi klasik tentang cinta- dia berpikir bahwa cinta itu sesuatu yang nyaris tidak mungkin.

Percayalah, di tahun 2013 ini, cinta bukan lagi menjadi sebuah prioritas, bukan lagi kata yang hidup dan diagungkan seperti puisi klasik yang menyanyikan lagu cinta lewat desiran darahnya. Cinta juga membutuhkan logika, teman-temannya juga melakukan hal yang sama -berpikir bahwa cinta itu hanya kata klasik dan tidak hidup di zaman ini.

Gadis itu, Bae Sooji, dia juga berpikir demikian. Tapi bukan karena logika dan cara berpikir masyarakat yang mempengaruhinya, melainkan seseorang yang dicintainya tak pernah kunjung membalas perasaannya. Dan lebih sialnya lagi, Sooji juga belum pernah merasa dicintai oleh pria di luaran sana. Jadi, baginya cinta hanya kata klasik yang puitis dan dramatis, namun hampir tidak nyata.

Ya…hampir.

Setengah hatinya lagi meyakini bahwa cinta itu nyata, salahkan cinta pertamanya -lelaki yang tak pernah tahu dan tak pernah menyadari modus murahan yang selalu dilakukannya.

Sooji pun berdiri dari tempat duduknya dan ikut merapat seperti segerombolan manusia yang memiliki aktivitas konstan di hari Senin. Sooji menyeringai kecil, menertawakan dirinya sendiri. Dulu, dulu sekali, ketika Sooji masih siswi SMP dan mendapat sanjungan disana-sini, Sooji sempat berpikir bahwa pekerjaan kantoran adalah pekerjaan paling membosankan karena bersifat konstan dan akan membuat otak jenuh.

Tapi…yeah, mau tak mau akhirnya Sooji mengakui bahwa kehidupan remaja bisa senaif itu. Dengan beberapa perubahan kecil di fase hidupnya, Sooji bisa berubah secepat ini -mengubah rencana hidupnya, cara berpikirnya, cita-citanya, banyak hal…

Satu-satunya yang belum berubah, mungkin cinta pertamanya. Kim Jong In. Ketua murid semasa SMA, idola sekolah dengan status tertinggi di organisasi OSIS, dan…sekali lagi, Sooji merasakan dadanya berdebar lagi, ketika beberapa detik lalu setelah Sooji menaiki bis, ia melihatnya lagi.

Sooji pun menarik senyum. Lelaki itu tak pernah berubah. Berjalan lurus dan selalu fokus pada satu hal. Membuatnya terlihat…menarik, sekaligus membosankan.

 

***

 

“Manajer baru?” Sooji yang baru saja tiba di kantor tiba-tiba saja disuguhi gosip yang cukup hangat pagi itu. Bahkan kopi yang dibawakan oleh office boy ke mejanya kalah menarik dari gosip yang menarik beberapa mulut karyawan wanita.

Sooji yang biasanya lepas dari mulut-mulut wanita penggosip itu, hari ini justru ditarik masuk dalam obrolan mereka, “Ya, katanya dulu dia karyawan yang…” Min Hee mengangkat dua ibu jarinya yang disambut gumaman empat karyawan wanita lain -selain Sooji tentunya.

“Dia pindahan dari mana?” Tanya yang lainnya. Sooji pun akhirnya melipat tangan dan mulai mendengarkan gosip pagi itu.

“Daejoon Group. Ah…aku penasaran kenapa dia tiba-tiba memutuskan pindah,”

“Mungkin karena dia disogok? Kau tahu kan, orang zaman sekarang diimingi uang siapa yang tidak tertarik?”

“Tidak, tidak. Kurasa dia memang butuh pengalaman baru saja. Perusahaan kita takkan tertarik melakukan hal-hal seperti itu, terutama pada karyawan perusahaan lawan.”

Sooji masih menyimak sambil sesekali menyesap kopinya. Untung saja direktur mereka belum datang, jika dia sudah datang, semua karyawan wanita disini bisa terkena damprat manis di pagi hari.

“Bae Sooji, bisa ikut aku sebentar?”

Sooji -dan karyawan lainnya- langsung memutar tubuh terkejut pada suara halus yang menyapa ruangan itu. Sooji bahkan tidak sempat membungkuk dan justru langsung mengangguk kemudian membawa cangkir kopinya untuk diletakkan di meja kerjanya.

“Kau tahu tentang rapat hari ini, kan?” Wanita itu masih berbicara pada Sooji -dan Sooji hanya mengangguk sebelum mengambil semua keperluannya untuk rapat pagi itu.

“Kau harus mengamati dengan baik. Jika kerjamu bagus, aku bisa merekrutmu dan mengambilmu dari si gendut Min,” kata Jung Soojung -nama wanita itu- dengan raut wajah lebih hangat. Mungkin moodnya sedang baik -ditambah Sooji dan Soojung teman semenjak kuliah. Jadi…yeah, meskipun terikat jabatan masing-masing, tapi Soojung masih suka bersikap seperti biasa.

“Kau punya banyak koneksi, ya?” Komentar Sooji yang dibalas kikikan dari Soojung.

“Ya…kau tahu, menggunakan koneksi pun bukan berarti kita tidak bekerja keras, kan?”

Sooji mengangguk dan mengikuti Soojung yang berjalan selangkah lebih depan darinya. Ya. Soojung benar, dengan adanya koneksi di perusahaan, justru akan jauh lebih banyak lawan yang ingin menjadi ‘rival’. Dan ketika tidak memiliki koneksi, semacam Sooji, mereka harus banting tulang untuk tetap bertahan dan menjadi yang terbaik.

 

***

 

Sooji pikir, mungkin ini adalah hari paling hoki untuknya. Bayangkan saja! Tadi pagi sebelum berangkat ke kantor, Sooji mendapati Kim Jongin melewati retina matanya. Dan sekarang, Sooji justru mendapati Kim Jongin berada di ruangan rapat bersamanya.

Sooji kembali menggeleng dan memcoba memfokuskan dirinya pada laptop di depannya. Percayalah, ia bisa kehilangan fokusnya hanya dengan melihat anggukan singkat dari Kim Jongin.

Dan setelah 45 menit, Sooji pun menyerahkan laptopnya pada Soojung. Rapat hari ini selesai, dan…

“Soo, kau hebat!”

Sooji dapat merasakan hatinya melayang tinggi dan…yah, detik berikutnya Sooji harus meringis kecil ketika suara yang menjadi candunya itu ternyata bukan ditujukan untuknya, melainkan untuk Soojung. Si cantik, cerdas, kaya, Jung Soojung.

“Kau juga keren hari ini. Padahal hari ini adalah hari pertamamu.” Sahut Soojung yang membuat Sooji harus menelan ludah pahit. Oh, jadi pria yang digosipkan tadi pagi adalah Kim Jongin?

“Dan…ini sekretarismu?”

Jongin melihat ke arahnya. Jongin tersenyum padanya. Dan Sooji sama sekali merasa sakit hati karena…Jongin ternyata tak mengenalinya. Yeah, Sooji bukan siapa-siapa yang perlu diingat orang lain. Tapi Jongin bahkan pernah sekelas dengannya, tapi lelaki in menyapanya seolah ini pertemuan pertama mereka berdua.

“Ya. Ini Bae Sooji. Sooji-ya, ini Kim Jongin, manajer pemasaran yang baru dan…” Soojung menarik sudut bibirnya yang tipis itu, “…dia kekasihku.”

 

-to be continued-

20160818 AM1136

 

19 responses to “#1 Love&Hate

  1. jleb! ngena banget di hati suzy. namja yg selama ini dia taksir sekarang jadi kekasih teman baiknya. antara tak rela dan tak enak.

  2. Jadi ceritanya cinta suzy bertepuk sebelah tangan gitu ya huhuhu~
    Trs kalimat diawal awal bikin penasaran apa suzy berencana merebut jongin dri soojung yg notabennya teman sekligus kekasih dri org yg disukainya?
    Myungsoonya kapan keluar?
    Jdi gak sabar nunggu chapter selanjutnya
    Fighting thor🙂

  3. Kasian banget suzy.ktemu cinta prtama pas dia udah jadi pacar sahabatnya.lanjut thor penasaran bangey

  4. waaaaaah ceritanya bagus,jleb bgt pasti si suzy taunya jong in kekasih soojung huhu,ditunggu chapter selanjutnya thor :))

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s