A Golden Flower – Golden Rose

happy reading! silahkan tinggalkan jejak kalian ya, boleh vote atau komentar. terima kasih.

**
Tepat saat itu, Jongsuk masuk ke dalam bilik latihan menembak. Suji menoleh sekilas, lalu memasang magasin berisi peluru ke dalam pistol otomatis miliknya sebelum mengarahkannya pada Jongsuk yang langsung mengangkat tangannya karena terkejut.

“seberapa mahir anak ketua mafia sepertimu dalam menembak?” tanya Suji yang masih mengarahkan pistol ke dada Jongsuk.

“entah. aku lebih suka bertarung dengan tangan kosong, terkesan lebih jantan” jawab Jongsuk yang berusaha tenang meskipun dengan ancaman pistol yang diarahkan Suji.

“kau harusnya bisa mengalahkan skorku” tantang Suji sambil memperlihatkan papan skor menembaknya yang bernilai 9,5 point. “kita pernah belajar menembak bersama dulu pada ayahmu. Kau lupa?”

“tentu aku masih mengingatnya. Tapi aku tak pernah tahu kau menjadikan menembak sebagai hobi untuk menghilangkan stress” ucap Jongsuk.
**

loveyoublue

126

View original post 4,480 more words

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s