[Freelance] Before We Meet Again Chapter 20 Final

Title : Before We Meet Again  | Author : SureTo_Dream | Genre :  Romance | Rating : PG-17| Main Cast : Byun Baekhyun and Bae Suzy | Other Cast : Find by yourself!

Disclamer :

cerita ini adalah cerita murni dari khayalanku yang udah lama aku tulis tapi gak selesai – selesai dan tiba – tiba saja inspirasi muncul lagi saat lihat kedua main cast diatas punya project bersama,, FF ini juga aku publis di WP pribadi aku http://happydreamandstory.wordpress.com/ tapi seperti yang kalian tau, gak asik banget kalo cumen aku sendiri yang baca,,, maaf kalo seandainya dalam penulisan ada kesalahan karena aku hanya manusia biasa yang tak sempurna dan banyak kekurangan ☺☺

�Happy Reading Guys Hope you like it

##

 

Tanpa terasa waktu sangat cepat berlalu dan sekarang hari yang ditunggu – tunggu oleh suzy dan baekhyun tiba dimana hari ini adalah hari yang akan menjadi awal untuk mereka menjalani kehidupan sebenarnya, baekhyun dan suzy masih berada ditempat yang berbeda dan belum juga bertemu,

“kau sangat cantik suzy’ah” puji jiyeon yang datang bersama hara dan juga minho namcinnya,,

“apakah kau sudah bertemu dengan baekhyun?” tanya jieun pada minho karena semua orang tau kalau hubungan minho cukup dekat dengan baekhyun dan teman- temannya,,

“ani aku belum bertemu dengannya, karena jiyeon langsung mengajakku kemari dan bertemu dengan suzy” balas minho karena tidak pernah jadi bertemu dengan baekhyun

“aku tidak pernah mengira hubungan kalian akan menjadi sangat serius seperti ini” sekarang giliran hara yang yang berucap sambil memeluk suzy untuk mengucapkan selamat

“ya siapa yang menyangka bahkan baekhyun sangat beruntung karena memiliki calon istri yang sangat cantik” ucap luhan diujung pintu karena baru datang

“Lu~” panggil suzy saat melihat sosok luhan disana

“sudahlah jangan ributkan masalah baekhyun hyung sekarang, karena aku sudah sangat pusing dibuatnya sedari bangun tidur tadi” celetuk kai yang datang bersama dengan nayeon

“kalau kau disini siapa yang membantu baekhyun oppa bersiap –siap disana?” balas saeron yang berdiri disamping suzy

“masih ada sehun, chanyeol hyung dan jongdae hyung yang membantunya disana dan masih ada stylist juga disana” jawab kai dengan santainya karena meninggalkan semuanya dan siap lebih awal untuk menjemput nayeon berangkat bersamanya

Nayeon berjalan mendekati suzy dan melepaskan tangan kai yang sedari tadi mengenggam tangannya dengan posesif “selamat atas pernikahanmu suzy eonnie” ucap nayeon yang mengenggam tangan suzy, dan suzy cukup kaget karena nayeon yang memanggilnya dengan sebuatan eonnie secara tiba – tiba “jangan terkejut seperti itu, karena kau lebih tua dariku dan tentu karena kau sebentar lagi akan menjadi istri baekhyun oppa” ucap nayeon sekali lagi yang membuat suzy tersenyum

“kau kenapa saeron’ah?” tanya jieun karena saeron yang terlihat tidak tenang sama sekali “entahlah aku merasa kalau baekhyun oppa belum siap sama sekali” jawab saeron dengan polosnya yang membuat semua yang berada diruangan itu menatapnya dengan bingung

__

Seperti yang dikhawatirkan oleh saeron kalau keadaan 4 namja itu masih sangat berantakan dan masing – masing dari mereka baru setengah dalam keadaan siap,, “ini semua gara – gara kau” omel chanyeol pada baekhyun sambil memakai pakaiannya dan membuat stylist yang hanya satu orang bergantian mengurusi 4 namja itu bergiliran “bukankah hal yang wajar kalau aku tidak bisa tidur karena gugup, lagi pula siapa yang menyarankan padaku untuk berlatih terus – terusan?” sanggah baekhyun pada chanyeol tidak mau kalah

“baiklah itu adalah salahku, apakah sekarang kalian bisa diam” cicit sehun yang sudah melupakan perbedaan umur diantara mereka karena menurut sehun mereka salah karena terlalu sibuk melatih baekhyun mengucapkan sumpah pernikahan dan cara berjalannya nanti saat memasuki altar serta jangan lupakan kalau mereka juga memikirkan angle yang bagus saat baekhyun memakaikan cincin untuk suzy dan bagaimana baekhyun harus mencium suzy saat berada di altar nantinya untuk terlihat menabjubkan di dalam video, kekanakan memang tapi mengingat baekhyun adalah orang pertama yang memutuskan untuk hidup berumah tangga diantara mereka jadi hal itu wajar untuk menambah pengalaman mereka, agar dimasa depan kekacauan seperti sekarang tidak terjadi saat pernikahan mereka, jadi anggap saja pernikahan baekhyun adalah tempat mereka berlajar bagaimana seharusnya menjadi seorang penagntin pria,

“ini juga karena kita terlalu sibuk streaming menonton acara pernikahan sehingga kita lupa waktu” ucap jongdae “itu semua salahmu karena mengusulkannya” balas chanyeol, baekhyun dan sehun bersamaan “dan minggir dia harus menata ramburtku terlebih dulu karena pengantin prianya disini adalah aku bukan kau” ucap baekhyun sambil menunjuk dirinya sendiri dan menarik stylist itu dari sehun
“hyuuung~,, rambutku akan selesai sebentar lagi” protes sehun karena rambutnya yang baru selesai setengahnya

“BISAKAH KALIAN SEMUA DIAM, AKU TIDAK BISA BERKONSENTRASI BEKERJA DISINI” bentak stylist itu yang merasa sangat pusing dengan perdebatan 4 namja yang tidak memberikan solusi sedikitpun “kalau kalian seperti ini kita bisa terlambat” ucap stylist itu lagi yang akhirnya membuat ke 4nya diam dan tidak berani berbicara lagi

__

Kekacauan baekhyun masih berlanjut dijalan menuju tempat pernikahan karena jalanan seoul yang tiba – tiba menjadi sangat ramai dan membuat chanyeol yang menyetir tidak bisa menggunakan kecepatan maksiamal “kau bisa menyetir tidak, kita sudah hampir terlambat” omel baekhyun sepanjang jalan pada chanyeol

“oh astaga, baek kau bisa diam tidak? Kepala ku sakit mendengarkan ocehanmu” tegur jongdae yang duduk disebelah chanyeol yang menyetir

“bagaimana aku bisa diam kalau chanyeol menjalankan mobilnya seperti siput, dan semua orang sedari tadi menelpon kita” balas baekhyun semakin ribut ditambah dengan bunyi ponsel yang terus saja berdering untuk menanyakan keberadaan mereka

“hyung~, bisakah kau diam aku harus mengangkat telpon dari imo” balas sehun karena sudah merasa pusing dengan kekacauan didalam mobil

“Yee, imo kami sedang berada dijalan, mobil kami terkena macet” ucap sehun sambil menjawab semua telpon yang berbunyi seperti operator profider

“jongdae’ah bisakah kau menyumpal mulut baekhyun dengan plaster itu, karena aku tidak bisa berkonsentrasi dibuatnya” sekarang giliran chanyeol yang berkomentar karena dia pusing mendengar jongdae yang berdebat dengan baekhyun tanpa henti, belum lagi mendengar sehun yang sibuk menjawab telpon dan telponnya yang terus saja berbunyi karena jieun yang terus – terusan menelponnya

“aku merindukan son gun, karena hanya son gun yang sesuai dengan standarku dalam hal – hal mendesak seperti ini” cicit baekhyun lagi sambil bersandar karena merasa lelah berdebat, terlebih baekhyun yang lapar karena belum sempat sarapan dan mengisi perutnya karena terlalu buru – buru

“kalau aku menikah besok, aku tidak akan pernah membiarkan kalian menginap ditempatku” cicit jongdae setelah mereka sampai dengan perjalan panjang yang mereka lalui dan membuatnya merasa sedikit pusing karena cara menyetir chanyeol yang brutal dan ocehan baekhyun yang tiada henti

“kami juga tidak akan datang menginap walaupun kau meminta” sanggah chanyeol sambil keluar dari dalam mobil yang di ikuti sehun dan baekhyun

“kenapa lama sekali?” tanya suho begitu melihat 4 orang yang sudah sangat ditunggu kedangannya “jangan terlalu banyak bertanya hyung karena begitu banyak hal yang kami lalui untuk bisa sampai dengan selamat kemari” ucap jongdae sambil mengangkat tangannya untuk menyetop semua pertanyaan yang akan dilontarkan oleh suho

Berbeda dengan chanyeol, jongdae, dan sehun yang masih sibuk merapikan diri dan menyetop berbagai pertanyaan, perhatian baekhyun tertuju pada namja paruh baya yang sedang berdiri dan memberikan salam pada setiap tamu yang datang “appa~” panggil baekhyun sambil berjalan mendekat kearah tuan byun “appa~” panggil baekhyun sekali lagi karena tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini,, apakah ini mimpi? Tapi ini terlalu nyata untuk disebutnya sebagai mimpi

“kenapa kau hanya diam berdiri disana? Kemarilah karena kita harus memberikan salam pada semua tamu” ucap tuan byun pada baekhyun, entah baekhyun tidak mengerti dengan perasaannya saat ini melihat appanya yang berdiri disana bukannya seharusnya tuan Oh yang berdiri disana karena terakhir kali appanya masih tidak menyetujui hubungannya dengan suzy? Kapan appanya setuju? Begitu banyak pertanyaan yang berada dikepala baekhyun saat ini, dan tanpa sadar baekhyun berjalan mendekat kearah tuan byun dan seketika memeluknya dengan erat bahkan sekarang baekhyun sudah menangis dalam pelukan tuan byun membuat semua yang berada disana ikut merasakan yang dirasakan baekhyun saat ini “appa, mianhae” ucap baekhyun sambil menagis karena tidak bisa menahan perasaannya sendiri

“sudahlah jangan menangis seperti ini, bersikaplah seperti namja sesungguhnya, bukankah hari ini adalah hari penting untukmu?” ucap tuan byun sambil mengelus kepala baekhyun penuh sayang “kau memang sudah dewasa, dan appa baru sadar setelah memelukmu lagi, setelah terakhir kali saat kau berada dibandara, ternyata kau sudah tumbuh sangat banyak” ucap tuan byun yang membuat nyoya byun yang melihatnya dari dalam menahan tangisnya agar tidak keluar “appa mianhae baekhyun’ah, karena tidak mengerti apa yang kau inginkan” ucapan tuan byun membuat baekhyun semakin erat memeluk appanya karena seperti yang appanya katakan ini adalah kali pertama bagi baekhyun dan tuan byun berpelukan lagi setelah sekian lama

“berbahagialah, dan kembalilah menjadi anak appa yang penurut dan selalu membuat appa bangga” ucap tuan byun sambil melepaskan pelukan baekhyun dan menatap wajah anaknya dan baekhyun mengguk dengan patuh sambil menghapus air matanya

“baekhyunie apakah kau suka kejutannya?” ucap tuan Oh yang mengganggu moment ayah dan anak itu membuat keduanya memandang kearah tuan Oh “appamu datang saat acara pertemuan keluarga dan memperbaiki semuanya” cerita tuan oh yang membuat baekhyun kembali menatap tuan byun “appa yang menyuruh mereka untuk tidak memberitaumu” jawab tuan byun menjawab kebingungan baekhyun

“wee??” tanya baekhyun penasaran “karena appa ingin membuat kejutan untukmu dan appa baru saja bertemu dengan suzy dan dia adalah menantu yang sangat cantik” puji tuan byun yang membuat baekhyun kembali gugup saat appanya menyinggung tentang suzy

“jangan tegang seperti itu, santailah dan kau harus segera masuk kedalam karena acaranya akan segera dimulai” ucap tuan byun memberikan semangat pada baekhyun dengan menepuk pundak baekhyun

Begitu semua tamu sudah datang dan baekhyunpun sudah berada didepan altar yang membuatnya semakin tegang, dan ketika MC menyebutkan bahwa pengantin perempuan sudah masuk seketika baekhyun berbalik untuk menatap suzy, begitu pintu terbuka dan pengantin wanita masuk, semua orang seakan ikut terpesona dengan betapa cantiknya suzy dengan gaun putih panjang yang begitu pas ditubuhnya yang langsing dan tanpa sadar baekhyun tersenyum dan melupakan rasa gugupnya saat melihat suzy dengan tuan bae yang mengandeng tangan anaknya dengan bangga menuju altar dan suzy tersenyum begitu cerah saat tatapannya bertemu dengan milik baekhyun yang menunggunya didepan altar “baekhyun’ah, kuserahkan putriku padamu dan tolong jaga dan bahagiakan dia” pesan tuan bae saat menyerahkan tangan suzy pada baekhyun

“ye, saya akan menjaga dan akan selalu berusaha membuatnya bahagia” jawab baekhyun dengan pasti pada tuan bae

“kau sangat luar biasa cantik hari ini” bisik baekhyun saat sudah berdiri bersebelahan dengan suzy “kau juga luar biasa tampan hari ini” balas suzy

“apakah kalian sudah siap? Bisakah kita mulai sekarang?” ucap pastor yang akan membacakan sumpah pernikahan mereka membuat baekhyun dan suzy mengangguk berbarengan

“ditempat ini kita semua berkumpul untuk menjadi saksi penyatuan dua anak manusia dihadapan tuhan,, saudara Byun Baekhyun apakah kau menerima Bae Suzy untuk menjadi istrimu dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, serta dalam keadaan kaya maupun miskin? Dan hanya maut yang bisa memisahkan?” baekhyun menatap kearah suzy kemudian mengenggam tangannya “Ye, saya menerimanya” jawab baekhyun dengan tegas dan yakin

“Saudari Bae Suzy apakah kau menerima Byun Baekhyun untuk menjadi suamimu dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, serta dalam keadaan kaya maupun miskin? Dan hanya maut yang bisa memisahkan?”  sekarang giliran suzy yang tersenyum kearah baekhyun “Ye,, saya menerimanya” jawab suzy yang membuat semua yang menghadiri acara pernikahan itu tersenyum lega

“mulai sekarang aku sahkan kalian menjadi suami dan menjadi istri dihadapan tuhan” ucap pastor pada baekhyun dan suzy yang kemudian saling memakaikan cincin dijari manis masing – masing dengan senyum yang tidak pernah putus dari keduanya “kau boleh mencium pengantinmu” ucap pastor lagi yang membuat semua orang berteriak menantikan moment yang terakhir

Baekhyun mendekat dan mengangkat kerudung yang menutupi wajah cantik suzy “Saranghae” ucap baekhyun yang kemudian mencium lembut bibir suzy yang membuat semua orang bersorak bahagia,,

###

Setelah acara pernikahan dan pesta yang melelahkan baekhyun dan suzy sekarang sedang berada disalah satu kamar hotel yang memang sudah disiapkan oleh kai agar malam pertama mereka sebagai suami istri tidak terganggu oleh berbagai macam gangguan yang akan datang dari sehun dan yang lainnya karena itu sudah sangat bisa dipastikan,,

Ini bukan pertama kalinya untuk mereka berada di satu kamar dan tidur disatu tempat tidur yang sama tapi entah kenapa hari ini keadaan canggung yang mereka rasakan saat hanya berdua saja seperti sekarang, dengan gerakan mereka yang tidak sengaja saling menatap atau bersentuhan, merasa canggung karena tidak tau harus mulai dari mana dan seperti apa,,

“kau mandilah duluan, aku ingin membeli beberapa camilan diluar, apa kau mau sesuatu?” tanya baekhyun seperti orang yang salah tingkah, suzy yang menyadari kalau baekhyun yang sedang gugup sedari mereka berada didalam hotel hanya bisa tersenyum meliahat tingkah suaminya,, suzy berjalan mendekati baekhyun dan mengecup bibir baekhyun singkat “cepatlah kembali karena aku sangat merindukanmu” bisik suzy tepat ditelinga baekhyun kemudian meninggalkan baekhyun dan berjalan kearah kamar mandi

Baekhyun menyentuh dadanya yang tidak henti – hentinya bergemuruh sedari mereka tiba “aish kenapa aku harus seperti ini disaat moment penting seperti ini?” runtuk baekhyun pada dirinya sendiri yang tiba – tiba merasa nervest berhadapan dengan suzy, bukankah mereka selalu berbagi ciuman dan pelukan? Tapi kenapa sekarang setelah suzy resmi menjadi istrinya baekhyun merasa malu untuk menyentuh suzy terlebih dulu?

Baekhyun buru – buru keluar dari dalam kamar hotelnya untuk menormalkan kinerja jantungnya, “jangan sampai aku menderita First Night Sickness” gumam baekhyun karena teringat ucapan chanyeol padanya semalam “andweee!!! Bagaimanapun aku tidak boleh menyerah, malam ini semuanya harus terjadi dan tidak boleh ditunda lagi” ucap baekhyun yang masih terus memberi dirinya sendiri motifasi dan terus berjalan bolak balik didepan kamar hotel “aku harus bersikap seperti biasanya, bukankah sekarang suzy sudah sah menjadi milikku?” ucap baekhyun yang kemudian kembali masuk kedalam kamar dan tidak jadi keluar membeli cemilan, begitu baekhyun masuk, baekhyun menemukan suzy yang sedang duduk di depan meja rias dengan rambut yang setenga basah, sampai baekhyun berfikir apakah dia terlalu lama bolak  balik tidak jelas diluar? Sampai suzy sudah selesai dengan acara mandinya?

Baekhyun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, suzy yang melihat tingkah baekhyun hanya bisa tersenyum “ck bisa – bisanya dia malu padahal dia sudah sangat sering melihatku seperti ini” gumam suzy

Setelah beberapa menit didalam kamar mandi dengan pergulatan dan penguatan batin yang luar biasa, Baekhyun keluar dari kamar mandi sambil melihat berkeliling mencari keberadaan suzy tapi tidak juga ditemukannya, apakah dia terlalu lama berada didalam kamar mandi sampai suzy merasa bosan untuk menunggunya? tapi baekhyun merasa sedikit kaget ketika merasakan sebuah tangan memeluknya dari belakang “mencariku?” tanya suzy dari balik punggung baekhyun yang membuat baekhyun berbalik dan menatap wajah suzy dengan sangat lekat dan berusaha mengotrol perasaan gugupnya “kenapa kau begitu cantik” ucap baekhyun sambil mengelus wajah suzy dan berusaha mengembalikan dirinya sendiri,,

(in suzy side)

“kenapa kau begitu cantik” ucap baekhyun sambil mengelus pipiku lembut dan tanpa menunggu aba – aba atau menjawab ucapannya, aku menarik mantel mandi baekhyun dan berjinjit untuk menciumnya “aku sangat mencintaimu baekhyun’ah” ucapku setelah melepaskan ciuman kami untuk memberitaunya betapa aku sangat menginginkannya sekarang dan aku ingin mengembalikan baekhyunku yang biasanya akan menghujaniku dengan ciuman – ciuman lembut yang selalu kurindukan dan itu selalu berhasil saat aku memulainya terlebih dahulu saat dia nervest dan tidak tau harus melakukan apa seperti sekarang, dan tanpa kata baekhyun kembali menarikku lebih dekat dan menciumku, dengan lembut melumat bibirku bergantian dan aku langsung membalas perlakuannya padaku yang membuat ciuman kami semakin menuntut, dan setelah aku memulai, sikap canggung baekhyun menghilang dan malah sekarang menjadi sebaliknya karena dia yang menjadi lebih aktif dariku atau bisa dikatakan kalau dia sudah menjadi lebih ganas sekarang dan itu membuatku senang karena inilah baekhyunku yang sebenarnya

Aku bahkan tidak tau sejak kapan tepatnya aku berada ditempat tidur dengan baekhyun yang sudah berada diatasku, aku menatap wajahnya saat baekhyun melepaskan ciumannya dimana dia selalu terlihat sempurna seperti biasanya, dia memperhatikanku dengan lekat dan dengan nafas yang memburu dan jantung yang berdetak kencang begitu juga denganku karena ciuman yang kami lakukan,, aku kembali menarik wajahnya untuk kembali mempersatukan tautan kami karena aku benar – benar sangat merindukannya, baekhyun kembali mencumbu setiap inci wajahku seolah tak ingin satu bagianpun yang dilewatkannya, dan semua pakaian yang ku gunakan seperti menjadi sangat tidak berharga saat baekhyun membukanya dengan tidak sabaran yang menanpilkan tubuh bagian atasku yang hanya ditutupi oleh bra berwarna pink hadiah dari jieun saat malam sebelum pernikahanku

Baekhyun kembali menatapku dan merapikan rambut yang menutupi sebagian wajahku “kenapa kau begitu sempurna dimataku” ucapnya yang berhasil membuat pipiku merona karena malu

Aku melihat tubuh bagian atas baekhyun karena ikatan mantel mandinya yang sudah terbuka, dan aku bisa melihat kalau ternyata baekhyun memiliki otot perut yang sangat sexy “kau menyukainya?” tanya baekhyun saat menyadari kemana arah tatapanku, dan tentu aku mengangguk dengan malu karena hanya dengan melihat otot suamiku sendiri pikiranku sudah berlari kemana – mana,, baekhyun kembali menciumku dengan lembut, dan bisa ku rasakan kalau tangannya sudah berada diarea dadaku, aku melepaskan ciuman kami karena merasa kaget karena tangan baekhyun meremas salah satunya dan secara otomatis aku juga menarik tangannya dari sana “Wee?” tanya baekhyun dengan heran karena sikap kagetku

“aku kaget dan malu” jawabku sambil menunduk karena malu pada baekhyun “bukankah kita pernah melakukannya? Dan aku sudah pernah melihatnya” ucap baekhyun yang membuat pipiku semakin memerah karena teringat saat kejadian diluar kendali yang membuat kami hampir melakukannya “kau percaya padaku?” tanya baekhyun tepat dimanik mataku yang membuatku mengangguk

“I’m yours” jawabku yang membuat baekhyun tersenyum dan kembali menciumku semakin intens bahkan dia seperti semakin bersemangat saat mendengar lengkuhan manja yang keluar dari mulutku terutama saat ciumannya turun keleher dan belakang telingaku membuatku mermas gemas rambutnya, bahkan baekhyun semakin buas saat sudah berada didaerah dadaku dimana dia akan meremas dan mengulum payudaraku secara bergantian seolah salah satu diantaranya akan merasa cemburu saat dia hanya focus pada satu tempat “aarrghh” jeritku saat sesekali merasakan baekhyun mengigit gemas putingku yang membuat badanku menggeliat merasakan sensasi yang sakit dan nikmat dan membuat semuanya semakin menggila terlebih saat bisa kurasakan adik kecil milik baekhyun sudah mulai menegang dan ingin ikut bermain mengambil bagian dari kegiatan yang kami lakukan dan aku tau malam ini akan menjadi malam penyatuan cinta kami karena sudah tidak ada batasan lagi untuk kami berbagi semuanya dan malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang dan indah untuk kami berdua dan disetiap kegiatan kami baekhyun tidak henti – hentinya mengucapkan betapa dia sangat mencintaiku dan bagaimana cantiknya aku yang membuatku merasa benar – benar dicintai, dikagumi dan dimiliki diwaktu yang bersamaan, sungguh aku juga sangat mencintainya

__

 Aku masih memejamkan mata tapi aku tau sekarang dia sedang memperhatikanku karena aku bisa merasakan kalau sesekali dia menciumku “morning” sapa baekhyun saat aku membuka mata kemudian dia akan kembali mengecup bibirku yang membuat aku tersenyum, rasanya sudah sangat lama aku terbangun tanpa melihatnya berada disisiku seperti ini “saranghae” ucapnya lagi kemudian kembali menciumku, kulit kami yang bergesekan membuat sensasinya terasa berbeda dan hal itu terbukti dengan bagaimana baekhyun sangat bersemangat menciumku sekarang

“kenapa kau sangat cantik? aku tidak akan pernah merasa bosan kalau selalu bagun dengan keadaan seperti ini denganmu” ucapnya saat melepaskan ciuman kami, entah sudah seperti apa merahnya pipiku sekarang karena ucapannya “pipimu yang memerah, bibirmu yang pink dan manis bahkan kau sudah terlihat seperti buah strawberry karena banyaknya hasil karya yang kubuat” ucapnya yang membuatku sedikit berfikir,, Tunggu dia bilang apa? Merah? Aku segera menyingkirkan baekhyun dari atasku dan segera bangun untuk mencari cermin kecilku didalam tas dan benar kata baekhyun pipiku sangat merah karena kelakuannya dan bibirku terasa sangat tebal karena terlalu lama berciuman dengan baekhyun,,, dan aku bisa mendengar dia tertawa dibelakangku yang membuatku menoleh “bahkan seluruh badanmu terlihat sangat sexy dengan banyak warna merah seperti itu” ucapnya sambil tersenyum tanpa dosa dan saat itu aku baru sadar kalau aku belum memakai apapun sontak aku melihat keadaan badanku dan benar kata baekhyun begitu banyak tanda dibadanku

“YA!!! AKU TIDAK BISA MEMAKAI BAJU DENGAN LEHER TERBUKA SEKARANG” teriakku yang membuat tawanya  semakin keras dan kemudian mendekatiku dan menggendongku ala bridal style “jangan mengomel disaat pagi sayang, bagaimana kalau kita melanjutkan pagi kita yang tertunda dikamar mandi”

Baekhyun kembali menciumku saat sudah sampai didalam kamar mandi yang membuatku membalas kelakuan menuntutnya yang kembali mulai menggila, dengan kulit kami yang bersentuhan karena memang belum menggunakan apapun sedari saat bangun membuat baekhyun kembali dengan bebas mengeksplorasi tubuhku didalam bathup yang bahkan terasa sempit karena di isi oleh dua orang,, “chagiya, apakah kau keberatan kalau aku melakukannya lagi?” tanya baekhyun dengan suara berat saat ciuman kami terlepas dan aku tau kalau sekarang dia benar – benar sedang sangat menginginkannya, dan aku pun mengangguk untuk memberikannya persetujuan,, dan acara mandi kami tidak akan cepat selesai saat memutuskan mandi bersama seperti ini

###

(in Other side)

Dikediaman keluarga Oh yang sedang menikmati teh pagi dihari libur setelah kemarin sangat sibuk dengan acara pernikahan suzy dan baekhyun,, bahkan semuanya menginap termasuk tuan dan nyonya kim, tuan byun dan nyonya byun, bahkan kai, saeron, suho, nayeon, chanyeol dan jongdae juga ikut menginap karena terlalu lelah dan jauh untuk pulang kerumah yang membuatnya menjadi terbagi, acara minum teh untuk anak muda di bagian taman belakang, dan untuk para orang tua berada diruang tengah

“aku yakin baekhyun sekarang belum bangun”cicit chanyeol sambil menyerumput tehnya

“coba tebak tadi malam mereka melakukannya berapa ronde?” tanya kai dengan menaikkan sebelah alisnya karena otak yadongnya sudah terpancing

“YAA!! apa yang sedang kau pikirkan?” protes sehun kemudian cepat – cepat menutup telinga saeron “chagi jangan dengarkan ucapan oppamu yang mesum itu”

“ini, semua gara – gara kau yang tidak mengijinkan kita untuk ikut memesan kamar hotel yang bersebelahan dengan kamar baekhyun” gerutu jongdae, karena sedari awal dia, chanyeol dan sehun sudah berencana untuk ikut menginap dan menganggu pengantin baru

“kita harus memberikan mereka privasi saat malam pertama” sambung suho yang selalu menjadi kakak yang dewasa dan tidak pernah berfikir kekenakan seperti yang lainnya

“eoh apa kau tidak lihat bagaimana wajah baekhyun oppa yang ingin agar acaranya cepat selesai?” tambah nayeon

“kapan mereka akan berangkat bulan madu?” tanya chanyeol pada yang lainnya “mungkin mereka hanya akan berbulan madu diseoul karena paspor suzy noona belum sempat diurus” jawab sehun sambil merapikan rambut saeron yang berantakan karena tertiup angin

“kalau begitu ayo kita tunggu mereka diapartemen” ajak jongdae, karena entah kenapa hari ini dia sangat ingin menganggu baekhyun

“mungkin baekhyun tidak akan langsung pulang kesana, karena dia harus mengucapkan salam pada keluarga suzy,, dan aku rasa hari ini merka akan berkunjung kemari” ucap suho sambil mengecek bursa saham lewat ponselnya

__

Kembali pada baekhyun dan suzy yang bahkan masih enggan untuk saling menjauh satu sama lain, mereka bahkan masih menggunakan mantel mandi dan masih saling berbagi ciuman karena masing – masing dari mereka baik itu baekhyun atau suzy belum ada yang mau melepaskan, sampai mereka berdua sama – sama kehabisan nafas

“aku benar – benar merasa sangat malas untuk pergi keluar” ucap baekhyun sambil menyandarkan kepalanya pada dada suzy, karena posisi mereka sekarang adalah suzy yang berada di atas pangkuan baekhyun dan tangan suzy yang melingkar sempurna pada leher baekhyun,, “tapi kita harus memberikan salam pada eommoni dan aboji hari ini” balas suzy sambil mengelus rambut baekhyun yang masih basah

“kenapa kita harus selalu melakukan tradisi? Padahal aku masih ingin tetap seperti ini” runtuk baekhyun yang melepaskan pelukannya dari pinggang suzy karena suzy yang sudah berdiri dan berjalan mencari baju yang akan mereka kenakan “kau lupa kalau hari ini kita juga harus chek out sayang, dan bukankah lebih baik kalau kita bermalas – malasan saat dirumah” jawab suzy sambil memberikan baju untuk baekhyun gunakan

“baiklah berarti setelah dirumah kita bisa melakukannya lagi?” goda baekhyun yang sontak mengingatkan suzy dengan apa yang sudah mereka lakukan semalam dan tadi saat dikamar mandi yang membuat pipinya langsung memerah “karena kau diam aku anggap jawabannya iya, karena aku yakin kau juga menginginkannya, karena semua orang pasti menunggu untuk kabar kehamilanmu” goda baekhyun lagi yang membuat suzy mencubitnya karena merasa sangat malu dengan ucapan suaminya “mana mungkin bisa jadi dalam semalam” bantah suzy

Baekhyun mengangkat alisnya sebelah saat mendengar ucapan istrinya “owwwhh,, sepertinya nyonya byun suzy baru memberikan kode untuk melakukannya setiap malam” cicit baekhyu lagi, entah kenapa suzy sedikit kaget dengan panggilan barunya dari baekhyun tapi secara bersamaan suzy menyukainya dan sepertinya dia harus mulai terbiasa untuk panggilan itu

__

Seperti yang memang sudah harus dijalani oleh pasangan baru, mereka harus memberi salam pada kepada orang tua masing – masing dari pasangan, dan sekarang baekhyun sudah berada diapartemen suzy untuk memberi salam sebagai menantu pada tuan dan nyonya bae yang mereka kunjungi terlebih dahulu sebelum tuan dan nyonya bae kembali ke gwangju besok pagi

“omona menantuku yang tampan, kemarilah biarkan eommoni memelukmu” ucap nyonya bae saat baekhyun dan suzy sudah selesai memberikan hormat pada keduanya dan acara penerimaan baekhyun sebagai menantupun selesai “lihatlah appa, sikap eomma dia bahkan belum memeluk putrinya” protes suzy yang membuat tuan bae tertawa

Cukup lama baekhyun dan suzy bersama dengan tuan dan nyonya bae sampai akhirnya mereka berpamitan untuk pergi memberikan salam pada tuan dan nyonya byun bagi suzy yang merupakan menantu,, dan setibanya dikediaman keluarga Oh dimana semuanya masih berkumpul dan menunggu kedatangan mereka “kenapa malam sekali?” tanya nyonya kim saat baekhyun dan suzy sudah datang “eomma maklumi saja mereka butuh waktu yang lama untuk bangun dari tempat tidur” sindir kai pada baekhyun dan suzy

“kami pergi bertemu dengan eommoni dan aboji terlebih dahulu karena besok mereka sudah akan kembali” sanggah baekhyun walaupun ucapan kai memang benar

“hyung kapan kau akan berencana memberikan kami keponakan?” celetuk sehun yang membuat suzy hampir menyemburkan air yang diminumnya karena kaget,, “Ya ampun noona jangan kaget begitu” goda sehun saat melihat reaksi suzy “kau tenang saja, karena kami tidak berniat untuk menunda, benarkan sayang” jawab baekhyun dengan senyum semeringah yang membuat wajah suzy menjadi merah karena malu

“kapan kalian akan menyusul keamerika? Eomma dan appa akan kembali minggu depan” tanya tuan byun tiba – tiba

“uncle akan kembali? Kenapa cepat sekali?” tanya nayeon yang tiba – tiba mengeluarkan suara setelah hanya menjadi pendengar sedari tadi “ya karena uncle mengambil waktu liburan hanya sebulan” jawab tuan byun singkat

“jadi eomma dan appa tidak ingin menunggu sampai suzy hamil?” canda baekhyun yang membuat semuanya tertawa “justru akan lebih baik kalau appa kembali saat istrimu sudah akan melahirkan” ucap tuan byun sambil meminum kopinya “sayang,, kau dengar sepertinya kau memang harus cepat hamil” ucap baekhyun lagi yang membuat suzy mencubit perut baekhyun

“baekhyun benar suzy, sepertinya anak kalian akan menjadi cucu pertama dikeluarga ini, tidak mungkin aku menunggu cucu dari suho yang bahkan akan menikah kapan” sindir nyonya kim pada anaknya sendiri karena selama ini suho yang tidak pernah mengenalkan seorang gadispun pada keluarganya

“Suho kau dengar eommamu, sudah ingin memiliki cucu” tambah nyonya Oh yang membuat suho semakin terpojok “eomma benar hyung, aku dan saeron tidak mungkin melangkahimu” ucap sehun lagi semakin memanas – manasi

“kalian tenang saja, aku pasti akan menikah” balas suho dengan santai “benarkah?? Kapan?? dengan siapa??” tanya kai penuh selidik “kapan kau akan mengenalkanya pada kami??” sekarang giliran tuan kim yang bertanya “tunggu saja” jawab suho seadanya,, “kenapa kita tidak membahas suzy dan baekhyun saja yang jelas – jelas pengantin baru?” kilah suho untuk mengalihkan topic pembicaraan dan perhatian semua orang sekarang tertuju padanya

“kenapa harus membahas kami? Aku dan suzy sudah setuju untuk memberikan cucu secepatnya yang artinya kami sudah tidak ada masalah lain lagi yang perlu menjadi perhatian khusus” ejek baekhyun yang memang sedang merasa diatas angin sekarang, yang pada akhirnya membuat semuanya membahas mengenai masalah suho dengan akhir yang membahagiakan kecuali mungkin untuk suho yang agak masih harus mencari yochin secepatnya agar orang tuanya berhenti bertanya tentang kapan dirinya akan menikah

EPILOG

 

Byun Baekhyun :

 

Setiap pagi begitu terasa indah saat melihatmu yang masih tertidur dengan nyaman didalam pelukanku, walaupun waktu berlalu begitu cepat tapi kau masih saja begitu cantik dan menarik dimataku bahkan cintaku selalu saja bertambah setiap harinya,,

Kalau adalah alasan bagiku untuk tetap bertahan memperjuangkan cinta yang kurasakan, dari semua rasa sakit yang kuterima karena terlalu mencintaimu Saranghae Bae Suzy❤

 

Bae Suzy :

 

Aku tidak pernah membayangkan akan hidup dengan berlimpah kasih sayang seperti saat ini, mendapatkanmu sebagai seorang yang sangat mencintaiku dengan sepenuh hati, selalu melindungiku, dan menerima segala kekuarangan yang aku miliki

Aku selalu berterimakasih karena kau datang kembali dalam hidupku, walaupun aku sempat menolaknya karena merasa bersalah telah menyakitimu dimasa lalu dengan sikapku, tapi kau seperti sebuah hadiah yang dikirimkan tuhan untuk memberikanku keyakinan akan cinta sejati, yang seolah tidak pernah bisa kudapatkan,,

Semuanya terasa seperti sebuah mimpi, karena aku memilikimu dan begitu mencintaimu

Saranghae Byun Baekhyun❤

 

FIN

Aku ucapkan banyak terimakasih banyak pada KSF yang udah dengan baik hati memberikan kesempatan untuk aku ngeshare cerita yang aku buat,, aku tau cerita ini banyak kekurangannya dan masih jauh dari kata sempurna, tapi dari kekurangan itulah kita bisa belajar untuk menjadi lebih baik J

Terimakasih aku ucapkan pada kalian yang sudah membaca dan menyukai cerita ini,, aku berharap kita bisa bertemu lagi di cerita lainnya

I Love U aLL❤❤

 

Salam sayang dari Dini untuk kalian semua

5 responses to “[Freelance] Before We Meet Again Chapter 20 Final

  1. Happy ending, sweet couple… dan semuanya pun jg ikut berbahagia dengan cara mereka masing2… gomawo Author🙂
    Ditunggu karya yg lain dari Author… sekali lagi gomawo untuk happy endingnya🙂

  2. aaaaakhh, senangnya akhirnya berakhir dengan bahagia.
    makadi banyak thor, uda menyajikan cerita yang super kece ini.
    selalu di tunggu karya2 lain darimu authornim.
    semangat

  3. Uwaaaaa happy ending..kesampaian jg baekhyun nikahin wanita yg dicintainya..bae suzy..😊semoga mereka cpet punya anak deh…dg usaha yg amat sgt keras..😁😁
    Ditunggu nih project selanjutnya…

  4. Suka banget sama endingnya,,,,,,,untung aja pernikahan baekzy brjalan lancar meskipun tadi sempat hampir kacau gara” ulah baekhyun dkk.kasian juga sam suho dibully terus sama yg lain gara” belum nikah wkwkwk
    Next ffnya ditunggu author fighthing

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s