[Ficlet] Pillowtalk

pillowtalkPillowtalk

Other Story of Break Terminable

Starring Suzy and Myungsoo

A  Ficlet with Roman genre and PG17+ Rated

Art & Story by ALKINDI

 

Sinar matahari pagi masuk menerobos tembok kaca sebuah kamar penthouse yang bisa dibilang sangat megah itu. Seluruh tembok terbuat dari kaca, sehingga keramaian kota dapat dilihat dari tempat tidur king size itu. Korden yang menutupi kaca tak mampu menahan cahaya yang masuk dari sela sela kaca.

Membuat wanita yang sedang terlelap disana terusik dan mulai mengerjapkan mata. Selimut yang mulanya menutupi tubuh bagian tengahnya ia tarik sehingga menutupi seluruh wajahnya. Tubuh yang ia baringkan ke samping menghadap nakas setidaknya berhasil membuat cahaya matahari itu mengusik tidurnya lagi.

Tapi tidak.

Karena Handphone di atas nakas baru saja berdering, lagu pillowtalk yang ia jadikan sebagai ringtone itu menggema memenuhi ruangan penthouse tersebut. Dengan setengah sadar, gadis itu mengangkat telfon dengan keadaan mata yang masih menutup.

“Halo Suzy, kau dimana ?” Teriak seorang dari seberang telfon. Suzy berdecak kesal mendengar suara seseorang diseberang sana.

“Kenapa Ji eun-ah ?” Suzy menjawab dengan malas dan asal. Seseorang yang dipanggil tadi tak langsung menjawab. Ia menarik nafas dalam.

“Apa kau tidak masuk kerja ? Kau mau dipecat ?” Ji eun berteriak, kali ini lebih kencang dari sebelumnya. Untung saja Suzy dengan sigap sudah menjauhkan ponselnya saat Ji eun menarik nafas tadi, ia tahu kalau jadinya akan seperti ini.

“Aku sedang tidur Ji eun-ah, jangan ganggu aku” Suzy semakin menaikan selimutnya karena korden penthouse tertiup angin dan membuat cahaya semakin masuk kedalam.

“Yasudah cepat kemari, Bos Myung mumpung belum datang !” Ungkap Ji eun antusias.

“Tunggu lima menit lagi.”

“Ya, omong-omong dimana mantan kekasihmu–bos– itu ?”

“Aku tidak tahu Ji eun-ah, bahkan aku sendiri tak tahu dimana aku sekarang” Ungkap Suzy masih belum membuka kedua matanya yang berkantung itu. Sepersekian detik kemudian, matanya membuka lebar-lebar.

Dimana aku sekarang ?

Suzy tampak kebingungan saat setelah membuka matanya dan mengetahui itu bukan kamarnya. Hal pertama yang ia lihat adalah nakas mewah yang terbuat dari marmer impor yang Suzy bisa tebak harganya. Selanjutnya High hells nya yang sudah terlepas dan tertata di samping nakas itu.

“Suzy !”

“Bae Suzy !”

Ji eun masih memanggil Suzy dari seberang telfon, tapi Suzy tak menghiraukan. Ia lebih sibuk mengamati apapun yang ada di depanya sekarang. Rumah bernuansa modern spanish yang sangat mewah dan elegant, tembok yang terbuat dari kaca, dan lukisan lukisan bernilai artistik yang terpampang rapi di setiap sisinya. Kali pertama dalam hidupnya Suzy melihat rumah semewah ini.

 

beautiful-penthouse-bedroom

Penthouse

 

 

“Tutup kordenya, silau.”

Tiba-tiba Suara bariton pria yang lebih terdengar seperti suara mengigau berhasil masuk ke pendengaran Suzy. Membuat Suzy tersentak dan membulatkan mata. Ia lantas berbalik dan mengetahui seorang pria yang sedari tadi ia belakangi. Jantung Suzy terasa ingin loncat dari tempatnya setelah mengetahui siapa sang pemilik suara.

Kim Myungsoo

Mati aku. Demi apapun, Suzy tidak tahu harus berbuat apa sekarang. Ia bisa jantungan melihat Myungsoo yang tertidur di depanya itu. Apalagi dengan keadaan tubuh bagian atas yang topless.

Suzy harus berbuat apa sekarang ? Pantas saja Ji Eun menanyakan kenapa Myungsoo tidak datang ke kantor, ternyata sedari tadi ia tidur di samping Suzy, dan parahnya lagi Suzy tak menyadari itu. Dan yang lebih-lebih parah lagi, kenapa Myungsoo tak segera bangun ? Sebenarnya Kim Myungsoo sendiri bukan type pria yang pembangkong dan tidak tepat waktu.

Suzy membalikan tubuhnya menghadap sang pujaan hati, tubuh yang berjarak beberapa senti tanpa penengah itu membuat pipinya bersemu merah, untung saja ada selimut yang menutupi tubuh mereka setengah dada. Tangan Suzy dengan lancangnya menggapai rahang tegas Myungsoo yang tetap masih dibawah alam sadarnya. Suzy sangat kagum akan ciptaan tuhan yang satu ini.

Selama mereka menjalin hubungan, Myungsoo tak pernah membawa Suzy ke Penthousenya. Myungsoo bukan type pria yang suka membawa gadis yang belum diresmikan hubunganya dengannya ke Penthousenya. Tapi kenyataanya berbalik, bahkan mereka–Myungsoo dan Suzy– malah tidur bersama. Kira-kira apa kepala Myungsoo baru saja terbentur nakas disampingnya itu ? Batin Suzy dalam hati.

Tangan kanan Myungsoo tiba-tiba menarik tubuh Suzy untuk menempel pada tubuhnya. Astaga, apa pria ini sedang tidak waras ? Batin Suzy dalam hati. Hidung mereka yang saling bersentuhan membuat darah Suzy berdesir dengan kencang. Suzy dapat merasakan nafas hangat Myungsoo yang menerpa wajahnya. Dan pada detik berikutnya, Myungsoo memagut bibir Suzy dengan lembut, Suzy pun terbelalak tapi Myungsoo malah terlihat tenang dan masih menutup mata.

Sepertinya Myungsoo tidak sadar saat melakukanya, atau Myungsoo masih tidur alias mengigau ? Entahlah, yang jelas sampai sekarang ia masih terus melakukan manuver di bibir Suzy, di hidungnya, di pipinya, dan sekarang mulai turun ke lehernya. Membuat Suzy mengerang tertahan saat Myungsoo mulai menindih tubuhnya, pastinya dengan mata yang sudah terbuka sekarang.

“Kau mau aku melanjutkanya ?”

Tanya Myungsoo sambil mengkekang kedua tangan Suzy.Satu alis Suzy terangkat, menandakan bahwa ia tak mengerti maksud dari perkataan Myungsoo, walau sebenarnya ia mengerti. Lama terdiam, Suzy tak mampu menjawab sampai Myungsoo melanjutkan kalimatnya.

“Sayangnya aku tak bisa !” Ungkapnya, sambil memberi aba-aba dengan mata yang tertuju pada kamar mandi. Menyadari itu, mata Suzy lantas membola, dan pipinya memerah layaknya kepiting rebus yang sudah matang. Tapi dengan polosnya, ia bertanya pada Myungsoo dan sukses membuat Myungsoo mengeryitkan dahinya.

“Kau mau kita melanjutkanya disana ?” Sedetik berikutnya, Myungsoo tertawa terpingkal-pingkal sambil bangkit dari atas tubuh Suzy, ia terduduk dan menyandar ke kepala ranjang, masih dengan tertawa terpingkal. Bahkan Myungsoo memegangi perutnya sekarang karena saking lucunya. Apa yang salah ? Batin Suzy dalam hati.

“Mandilah, kau tidak pergi bekerja ?” Myungsoo akhirnya bersuara setelah tawanya mulai mereda. Ia bangkit dari tempat tidurnya, membuka lemari besarnya, dan mengambil handuk, yang setelahnya langsung ia lemparkan pada Suzy yang masih mematung di atas tempat tidur.

“Gadis aneh. ” Ungkap Myungsoo sambil merajut langkah keluar dari kamar penthouse yang sangat besar itu. Membuat Suzy malu setengah mati saat ia baru menyadari betapa mesum dan bodohnya dia. Ia memukul-mukul kepalanya sendiri sambil meratapi kebodohanya yang sangat gila itu. Bahkan harga dirinya kini sudah hancur di hadapan Myungsoo, kekasih sekaligus bossnya.

Kau gila, Suzy !

–fin

Hai ketemu lagi sama Al ! Sesuai janji, aku bakal sering-sering post kalau readernya baik-baik. Dan terbukti, dari awal aku post Fanfiksi pertama Break Terminable, Commentnya lumayan banyak. Makasih ya udah jadi reader yang baik /cium satu-satu/ Comment is Needed, bakal post lagi kalau readernya baik lagi❤

 

Jangan lupa mampir ke rumah Al  :

— (x) to read a story
— (xx) to request poster.

ppai<3

32 responses to “[Ficlet] Pillowtalk

  1. Ini mah suzynya yg terlalu polos wkwk
    Untung myung cowo baik2 kalo gak udh habis suzy disantap sama wkwkwk #ups
    Ditunggu karya lainnya
    Semangatttttt😀

  2. Aiihhhh myungzy sweet nyaaaaa :v aigoo zyeonn kok malah ngomong kek gitu ke myungppa sih?? Jdi malu sndiri kan :v aishh ff nya daebakk thor^^

  3. Ternyata bossnya suzy adalah kekasih suzy
    Aku kira myungzy adalah mantan kekasih tapi ternyata mereka masih dalam hubungan,,,,#Syukur deh. Aigoo malu banget jadi suzy, lagian bisa”nya suzy berpikiran begitu kekekek

  4. Pingback: [Drabble] Lure Perfume | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  5. Astaga astaga astaga!! Suzy polos bgt, tapi dalam hal ini polos sama mesum beda tipis yah..tapi ff nya keren kok. Semangat aurhor!! Kutunggu karya2 berikutnya

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s