[Vignette] Secret Mission

k88

Miss Of Beat R

Kim Jongin | Bae Suzy

Romance | Police!AU

“Though, he may be miles a part from her,”

Division 2

Chief’s Room

Ada dua hal yang Kai tidak sukai ketika ia berada di ruang Kepala Divisi 2. Pertama, ia merasa terintimidasi dengan ruangan yang sudah direnovasi dengan kantong Choi Siwon sendiri. Ruangan minimalis bernuansa cokelat, hitam dan juga putih. Terdapat beberapa ukiran vintage dibagian lemari kaca yang memperlihatkan prestasinya seolah menunjukkan betapa tinggi selera Chief Choi yang notabennya merupakan salah satu konglomerat di Korea Selatan yang memilih dunia kepolisian sebagai profesinya.

Kedua, ketika ia berada di ruangan ini dikarenakan sang kepala divisi menginginkan adanya review terhadap kinerja timnya berdasarkan laporan yang diterimanya. Biasanya Kai tidak merasa khawatir namun sejak kejadian beberapa bulan lalu di perayaan kenaikan jabatannya, kekompakan tim mengendur dan begitu terasa saat laporan itu sudah ada di tangan Choi Siwon.

Chief Choi menghela napasnya sebelum lagi-lagi melihat kedua orang dihadapannya sudah berdiri sekitar 10 menit tanpa berkata sepatah pun. “Bisa jelaskan kenapa kalian justru menarik Chanyeol dan juga Baekhyun hanya untuk sebuah penyelidikan? Bukankah itu tidak perlu?”

“Kami berpikir dengan memecahnya kelompok akan lebih efisien dan tentu hal itu membutuhkan bantuan dari tim lain yang dapat kami percaya dan kompeten.” Sehun menjawab dengan satu tarikan napas. Ia tidak pernah ragu mengeluarkan argumennya, hal yang membuat Kai kadang kagum kepada ketua timnya dan mungkin itu juga yang membuat Suzy menyukainya.

Dwimanik Chief kini beralih pada Kai sepenuhnya lalu bertanya, “Apa kau merasa itu hal yang efisien, Sersan Kim?”

“Perintah ketua sudah pasti dipertimbangkan dengan matang jadi…”

“Apa kau merasa itu hal yang efisien, Sersan Kim?” Choi Siwon memotong tanpa ragu dengan pertanyaan yang sama.

Kai mengerjapkan matanya dan kembali kepada posisi sempurna dan mulai berucap, “Saya setuju dengan metodenya maka dari itu kami memecah kelompok dan merekrut Letnan Park serta Sersan Byun.”

“Letnan Park dan juga Sersan Byun sedang diberikan tugas oleh Chief Hyukjae, dan kalian menarik mereka di tengah misi mereka. Itu melanggar peraturan tuan-tuan.”

Sial, seberapapun mereka berargumen Chief Choi berada tiga langkah di depan mereka. Ia juga tak mungkin memanggil tanpa sebuah persiapan.

“Lupakan saja laporan ini. Ada sebuah misi yang harus didahulukan,” Choi Siwon bersungut sambil membaca laporan tersebut.

Baik Kai maupun Sehun, keduanya menghela napas lega karena mereka akan terhindar dari hukuman ketika Chief Choi menutup map berisi laporan lalu melemparnya ke tumpukan berkas tak berguna yang siap didaur ulang. Hal langka yang jarang terjadi.

“Kalian sudah pasti sering mendengar JSS Security Service. Sebuah perusahaan keamanan independen yang bahkan memiliki seluruh data rahasia negara melebihi kepolisian negara kita sendiri. Namun mereka sedang memiliki masalah internal sehingga tidak bisa mempercayakan satupun bawahannya untuk melaksanakan misi khusus, dan untuk pertama kalinya sebuah undangan dari JSS berada di mesin fax kepolisian Gangnam tadi pagi.”

Penjelasan panjang lebar Chief Coi diakhiri dengan dua lembar kertas yang ia tunjukkan di atas mejanya; menampilkan profile Oh Sehun dan juga Kim Jongin sebagai isi dari kertas tersebut.

“Sudah kubilang bahwa JSS memiliki data serinci apapun sampai akhirnya mereka memutuskan meminta bantuan kepolisian untuk mengirim dua orang yang mereka pilih, dan orang itu adalah kalian, Oh Sehun dan Kim Jongin.”

Dua orang yang berdiri saat ini saling menatap, lalu Sehun mulai berujar, “Apakah kami akan ditugaskan dalam misi khusus itu?”

“Dilihat dari laporan terakhir, sepertinya kalian bukan dalam kondisi yang baik untuk bekerjasama. Jadi sebaiknya kupilih salah satu diantara kalian,” jawab Chief sambil mengetuk-ngetuk jarinya sebagai pertimbangan.

Biasanya dalam kondisi pilih memilih, Choi Siwon tak pernah ragu dan sudah pasti pilihan jatuh kepada yang terbaik dari divisi 2; Oh Sehun.

“Misi dari JSS akan kuserahkan kepada…”

—oOo—

Rest room

“Hei, Hero,” sapa Chanyeol tepat di sebelah Kai seraya membuka loker sedangkan Kai yang dalam keadaan telanjang dadahanya bergumam.

“Kai, aku minta maaf karena laporan Chief Hyukjae tentang aku dan Baekhyun yang membantu kalian justru membuatmu ditegur,” ucap Chanyeol seraya melepas satu persatu kancingnya.

“Tak apa, lagipula Chief Choi tak membesarkan masalah itu,”

“Benarkah? Tidak biasanya,” gumam Chanyeol.

“Ia justru member misi khusus,”

“Misi khusus pada kalian berdua? ”

“Tidak. Hanya untukku saja,”

Daebak, tidak biasanya kau yang terpilih.” Seketika Chanyeol menyadari bahwa ia seperti meremehkan sahabatnya. “Maaf, bukan itu maksudku.”

“Tidak, kau pantas terkejut karena akupun juga merasa aneh.” Sahut Kai yang kini sudah mengenakan kemeja hitam dengan lengan yang digulung sampai siku.

“Jadi apa misimu kali ini?” Chanyeol semakin penasaran akan tugas yang diemban oleh Kai.

“Meninggalkan Korea selama beberapa minggu,” jawab Kai dengan ambigu. Ini misi dari JSS dan jelas bersifat sangat rahasia dan harus di tutup rapat-rapat. Chanyeol pun hanya mengangguk mengerti dan tidak bertanya lebih lanjut, ia juga paham dengan batasan-batasan.

“Semoga kau berhasil kawan,” ucap Chanyeol menyemangati. “Mungkin dengan perjalanan panjang ini kau bisa menemukan gadis cantik serta seksi di luar sana yang jauh melebihi sepupuku,” lanjutnya.

“Suzy?” Kai bergumam. Benar saja, ini artinya dia akan tidak bertemu dengan gadis itu selama berminggu-minggu nanti dan disaat ia kembali bisa saja Suzy dan Sehun telah menjadi sepasang kekasih. Sial.

Dalam usahanya untuk mendekat saja selalu gagal apalagi jika sudah berjarak ribuan mil. Pupus sudah harapannya. Sial.

The next day

5.00 a.m

Kim’s Luxury Mansion

Kai berjalan menuju lantai dua melalui tangga melingkar yang mengingatkannya pada istana salah satu kartun keluaran Disney. Rumah bergaya klasik eropa dengan pilar-pilar mewah dimana setiap sudut ruangan selalu ada pelayan yang tengah membersihkan tempatnya. Tak heran jika dia meminta perlindungan saksi dari JSS ketimbang lembaga biasa.

“Nona muda masih beristirahat,” ucap seorang wanita paruh baya yang dikenal sebagai kepala pelayan di rumah ini.

“Sebaiknya bangunkan dia, karena pesawat akan berangkat pukul 7 nanti,” jawab Kai sambil melirik jam tangannya.

“Tapi nona muda tidak suka jika ia dibangunkan,”

“Dia sudah tahu kan jika hari ini ia akan pergi,”

Wanita paruh baya itupun akhirnya mengangguk singkat lalu mulai memasuki kamar yang masih gelap gulita dan mendekati ranjang king sized dimana nona muda itu masih terlelap dalam tidurnya.

Kai yang hanya berdiri di tepi ranjang melihat kepala pelayan membangunkan nona mudanya dengan lembut. Dan setelah beberapa detik berlalu akhirnya putri tunggal pemilik rumah ini membuka matanya, sontak Kai pun menyalakan lampu ruangan ini untuk melihat lebih jelas paras gadis 20 tahunan tersebut.

“Siapa dia?” gadis itu memerhatikan Kai.

“Selamat pagi, Nona Jennie. Perkenalkan, saya K88 siap mengawali anda dalam perjalanan ke Swiss,” jawab Kai dengan memberi hormat sebelumnya.

—oOo—

 Incheon Airport

“Dimana tiketnya?” tanya Jennie  yang akhirnya membuka suara setelah selama dalam perjalanan ia mengacuhkan Kai yang berada di sampingnya.

Kai segera membuka ponselnya. Yang ia tahu, dalam perjalanannya kali ini akan ditemani oleh seseorang dengan kode B10. “Tiketnya berada di dokter pribadi anda, Nona. Seharusnya ia sudah sampai.”

“Selamat pagi Nona Jennie, saya B10 yang akan menjadi dokter anda selama dalam perjalanan anda ke Swiss,”

Mendengar suara dari sampingnya, Kai segera menoleh, lantas kedua manik arangnya membulat ketika menemukan presensi gadis yang tak asing baginya, “Suzy?”

to be continued

Extended version

FLASHBACK

“Maaf Letnan Bae, sepertinya untuk pengajuan cuti untuk minggu depan tidak bisa disetujui.”

Pernyataan yang terlontar dari Chief divisi CSI itu pun lantas membuat sipengaju menjadi mengerutkan kedua alisnya. Tidak biasanya pengajuan cutinya dibatalkan padahal kepala divisi sangat jelas makna dari tanggal tersebut.

“Oppa,” ucap Suzy dengan nada memohon. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Lee Donghae adalah anak angkat dari keluarga Bae, dan Suzy pun tidak keberatan dengan hal itu. Hanya dengan Lee Donghae, sikap dingin seorang Bae Suzy dapat mencair.

“JSS membutuhkan tenaga kita. Tepatnya kau, Suzy,” suara rendah Lee Donghae menjelaskan. “Mereka membutuhkan dokter untuk misi ini.” Ucapannya diakhiri dengan memberikan sebuah amplop cokelat berisi tugas yang kan di emban oleh Suzy.

“Tapi aku seorang dokter forensik. Untuk apa mereka memakai jasaku jika hanya untuk melindungi saksi?” protes gadis itu kala membaca job desk-nya.

“Ini bukan hanya sebuah misi perlindungi saksi. Kau akan berperan penting dalam misi ini, karena itulah mereka memintamu untuk menanganinya,” sanggah Lee Donghae. “Lagipula kau akan menerima bayaran tinggi jika berhasil.”

“Jika maksudmu uang, aku tidak membutuhkannya,”

“Tidak hanya uang yang mereka janjikan, tapi sebuah informasi yang kau inginkan. Kau tahu kan JSS memiliki seluruh data rahasia yang disimpan rapih. Kau bisa memanfaatkannya.”

Lee Donghae tahu bahwa Suzy bisa memanfaatkan keuntungan ini. Ia tidak akan membiarkan adiknya mengorbankan cuti dengan sia-sia.

“Kabar baik lainnya Sehun dan Kai akan menemanimu dalam misi ini.”

“Percaya atau tidak, mereka bukan dalam kondisi siap untuk bekerjasama,” gumam Suzy.

“Sepertinya rumor tentang tidak kompaknya Letnan Oh dan Sersan Kim itu benar. Lalu menurutmu siapa yang lebih baik untuk menjadi pengawal dalam misi ini?”

“Bolehkah aku yang memilih?”

“Pilihanmu akan dipertimbangkan oleh Chief Choi jika memang harus salah satu dari mereka yang diutus,”

—oOo—

Dua orang yang berdiri saat ini saling menatap, lalu Sehun mulai berujar, “Apakah kami akan ditugaskan dalam misi khusus itu?”

“Dilihat dari laporan terakhir, sepertinya kalian bukan dalam kondisi yang baik untuk bekerjasama. Jadi sebaiknya kupilih salah satu diantara kalian,” jawab Chief yang menyandarkan punggungnya sambil mengetuk-ngetuk jarinya sebagai pertimbangan.

“Letnan Bae sendiri yang merekomendasikannya dalam misi ini. Ku harap kau menyetujuinya,”

Ucapan Donghae kembali terngiang-ngiang dalam pikirannya. Maniknya beralih pada Sehun dan Kai yang siap mendengar keputusannya. Mungkin akan sedikit beresiko, tapi ia tidak bisa mengacuhkan permintaan dari sahabatnya.

Sebuah tarikan napas yang berat terdengar sebelum Choi Siwon memutuskan, “Misi dari JSS akan kuserahkan kepadamu, Sersan Kim.”

“Apa? Aku?”

“Tugasmu adalah menjaga putri dari seorang pialang yang saat ini sedang menjadi saksi di kasus money laundry. Besok ia dijadwalkan pergi ke Swiss untuk berlibur, dan kau akan ditugaskan untuk mengawalnya sampai kasus ayahnya reda dari publik,” jelas Chief Choi.

“Maksud Chief, aku akan menjadi pengasuh anak?” tanya Kai tidak terima. “Bukankah ada lembaga perlindungan saksi yang bisa mereka sewa dan bukankah kasus seperti itu bisa menghabiskan beberapa bulan?”

Senyum tipis terpatri oleh Choi Siwon sebelum ia mulai menjawab, “Kau ingin mundur dari misi ini? Maka ucapkan selamat tinggal pada jabatan Sersan yang baru saja kau dapatkan.”

“Baik Chief, saya terima tugas ini.”

“Kau bisa kembali dan mulai bersiap-siap. Boarding pass akan diberikan oleh rekanmu dengan kode B10 di bandara nanti.”

“Mengerti, Chief,”

“Dan satu lagi, pastikan dia tidak tahu bahwa kau bukan dari pihak kepolisian.”

Cut

  • If not mistaken,  KAIZY IS COMING!!!
  • This is scheduled ff to celebrate KaiZy photoshoot on High Cut Magazine. Btw, that’s really happen, right? Ya walau ngga photoshoot bareng yang penting temanya sama, ku sudah bahagia. :’)
  • biarin deh setahun sekali momen Kaizy, biar berasa anniversary gitu, ku sudah bahagia. :’) (2)
  • moga mereka ada momen lagi tahu depan😄, ku sudah bahagia. :’) (3)
  • Hope you all enjoyed with this fiction.

See ya

and

Keep Bust A Move

3 responses to “[Vignette] Secret Mission

  1. Woaa..walau udah pernah baca di wp pribadi mu tp ttp g bosen buat di baca ulang…
    Where’s the other comment?ayolah jgn pelit komen..hehehe…semoga wp ini bs berjaya lagi yaa.. kangen baca ff disini..mulai baca dr thun 2013 akhr smpai skrng ..semoga para authornya tetep semangat untuk menghasilkan karya2nya.. and thanks dear for the story.. hwaiting

  2. Omooo suzy sendirinyg milih jongin untuk mendampinginya secara ngga langsung.
    Banyakin moment kaizy nya dong
    thank you author ini mengobati rasa kangen sama couple suzy-jongin ini.
    Janga lama2 ya update kelanjutannya
    Fighting fighting ^^

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s