[Freelance/Oneshoot] Mrs. Beauty

beauty

Title : Mrs. Beauty | Author : Wang Puppy | Genre : Fantasy | Rating : PG-17 | Main Cast : Bae Suzy ‘Miss A’, Cho Kyuhyun ‘Super Junior’ | Other Cast : Find by yourself!

 

.

.

“kau tidak akan percaya ini. Ku dengar, Jung Nara menemukan jodohnya di situs pencari jodoh. Ku dengar lagi, laki-laki itu sangat tampan.” kata salah seorang murid wanita pada teman-temannya.

“ku dengar, Kang Hyunjong juga bertemu jodohnya di situs itu dan gadis yang dikencaninya sangat cantik,dan kaya yaa meskipun umurnya lebih tua beberapatahun dari Hyunjong.” balas seorang temannya.

“yaa daebak. Aku jadi ingin mendaftarkan diriku. Aku kan cantik..”

“jangan terlalu percaya diri, bisa saja justru kau yang mendapat pasangan jelek, haha..”

Mereka pun tertawa, entah apa yang lucu. Namun, perbincangan murid-murid wanita itu berhasil menggelitik telinga murid lain yang tengah menenggelamkan wajahnya pada lipatan tangannya di atas meja.

Murid kelas akhir JYP Senior High School, Bae Suzy. Gadis yang selalu mendapat julukan “gadis kutukan”.

Bukan tanpa alasan ia mendapatkan julukan itu. suzy selalu ditolak oleh namja yang disukainya, sikapnya benar-benar acuh apalagi ditunjang penampilannya yang jauh jauuuh sekali dari kata cantik. Suzy tidak pandai mendandani dirinya selayak gadis lain seusianya.

Dan suara-suara tawa dari murid-murid yeoja itu benar-benar mengganggu tidur siangnya.

Situs pencari jodoh? Situs macam apa itu.

Yaa Suzy akui, dirinya susah berkencan dengan namja. Tapi tidak dengan cara konyol itu juga agar dirinya bisa berkencan.

“menjijikan..” desisnya.

“apa yang menjijikan?” Suzy terlonjak kaget ketika mendengar suara tiba-tiba di sebelahnya.

Yak Jung Soojung. Kau mengejutkanku.”

Sementara Soojung hanya menunjukan cengirannya. “sepertinya kau sedang menggerutu, waeyo?!”

Suzy mengalihkan tatapan kesalnya kedepan. Dan menunjuk menggunakan dagunya pada yeoja-yeoja yang masih bergosip mengenai topik “sutus pencari jodoh”.

Soojung yang paham pun hanya mengangguk.

“ooh situs itu..”

“kau juga tahu Soojung-ah?” Soojung mengangguk lagi, “jinjja.. Apa hanya aku disini yang tidak tahu apa-apa.”

waeyo? Kau tertarik untuk mencobanya Suzy-ah.. Huh huh?” Soojung menarik turunkan kedua alis matanya untuk menggoda sahabatnya itu.

Kemudian Soojung yang tak menerima tanggapan apapun dari Suzy langsung menangkupkan kedua telapak tangannya di wajah Chuby Suzy. dan menatap serius.

“kau tahu Suzy-ah.. Situs pencari jodoh itu bisa menemukanmu dengan pasanganmu. jika beruntung, pasangan yang kau dapatkan bisa sesuai kriteriamu bahkan lebih. Tenang saja.. Sejauh ini belum ada penggunanya yang complain, jadi bisa dipastikan jika situs itu aman untuk uri Suzy.”

“bukankah itu sama saja dengan kencan buta? Jika iya, itu sama saja kau mengorek luka lama ku. Kau kan tahu aku trauma dengan itu.”

Tunggu..

Kenapa Suzy jadi terlihat ingin banyak tahu tentang situs aneh itu.

Tidak. Ia tidak mau tahu. Suzy menarik wajahnya kebelakang hingga terlepas dari tangan Soojung di wajahnya.

“kau tertarik untuk ikut ? Huh.. Huh?”

“aish menyebalkan. Aku samasekali tidak tertarik. Atau..” Suzy menyipitkan matanya pada Soojung, “atau jangan-jangan malah kau yang tertarik dengan situs itu, huh?”

Soojung langsung memukul bahu Suzy, ia tak habis pikir dengan pertanyaan konyol sahabatnya

“Suzy pabbo, jika aku mengikuti situs pencari jodoh itu lalu bagaimana dengan Kai oppa huh? Aku sangat mencintainya tau!” Suzy memutar bola matanya malas, aaa~ ia lupa mereka adalah pasangan sejoli yang tengah dimabuk cinta. Hoel~

“dasar mengalihkan pembicaraan.” lirih Soojung

Dan entah untuk apa, Suzy malah gelapan salah tingkah.

Yakk siapa yang mengalihkan pembicaraan? Aku memang benar-benar tidak perduli soal situs itu. Meskipun aku jomblo akut, aku tidak mau melakukan hal konyol itu. Benar-benar menggelikan.”

Suzy menggigit bibir bawahnya untuk mengunci ucapannya sendiri. Haa~ kalau boleh jujur, sebenarnya gadis itu menaruh sedikit rasa penasarannya pada situs pencari jodoh itu. Jika Suzy mengikutinya, mungkinkah.. ia bisa mendapatkan seorang namja? Tak perlu tampan dan kaya, cukup mau dengan Suzy saja sudah syukur.

Suzy menggelengkan kepalanya. Aish~ Suzy pabbo apa yang sedang ia pikirkan.

“yasudah kalau kau tidak mau tahu. Waah kau akan rugi Suzy.”

Suzy menatap kesal ke arah sahabatnya, “tidak! seumur hidup aku tidak sudi mengikuti acara konyol seperti itu.”

.

.

Suzy kembali melirik jam tangannya dan menatap kembali pintu masuk Cafe. Jangan tanyakan lagi apa yang dilakukan gadis itu. Tentu saja ia sedang menunggu kedatangan seseorang.

“haa~ kenapa lama sekali? Atau jangan-jangan aku yang datang terlalu cepat ya?!” Suzy melirik pada dua gelas kosong orange juice di depannya. “apa aku harus pesan orange juice ketiga ku? Huh dasar menyebalkan.”

Suzy terus menggerutu, ia merasa konyol karena perutnya sudah kembung terisi dua gelas orange juice tapi yang ditunggunya sama sekali belum muncul. Benar-benar menyebalkan.

akhirnya Suzy kembali memesan minumannya. Kali ini bukan orange juice lagi, gila saja.. Perutnya bisa bermasalah jika ia meminum minuman asam itu lagi. Akhirnya ia memilih jus alpukat. Dan yaa semoga saja orang yang ditunggunya itu segera datang.

Menunggu orang itu datang, Suzy kembali menyumbat telinganya dengan headset. Mulutnya sesekali bersenandung mengikuti musik yang berada di telinganya. Bahkan, badannya ikut bergoyang-goyang kecil.

Suzy benar-benar acuh dengan penampilannya saat ini. Ia tak memperdulikan pengunjung Cafe yang mulai memperhatikan tingkahnya bahkan tak jarang menertawakannya.

Tentu saja, Suzy menjadi pusat perhatian sekarang apalagi ditambah dandanannya yang aneh dan terkesan tak terurus itu.

Bagaimana tidak, bayangkan saja. Gadis muda yang notabennya masih seorang siswa itu masuk ke Cafe hanya dengan t-sirt biru mudanya yang kebesaran dan celana jins biru tuanya yang bahkan tak layak karena robek di beberapa bagian. Robekan itu bukan model jinsnya, tapi memang celana jins Suzy itu robek karena gigitan tikus. Bisa kalian bayangkan berapa lamanya Suzy tak mencuci celana jins itu? Jinjja

Celana jins yang malang.

Untungnya hari ini Suzy menggulung rambut coklatnya yang biasa ia urai dan jarang ia sisir. Iyah.. JARANG IA SISIR. Entah apa yang ada di otak gadis itu, yang pasti alasan Suzy tak mau menyisir rambut adalah karena ia jarang punya waktu. Maklum saja.. Selain siswi sekolah Suzy juga pekerja paruh waktu untuk memenuhi hidupnya yang sebatang kara.

“maaf aku terlambat..” seorang pria tiba-tiba duduk di hadapan Suzy.

Suzy buru-buru melepas headsetnya. Bahkan sanking terburu-burunya ia sempat mengaduh karena menarik paksa headset yang menyumbat telinganya dan itu cukup membuatnya kesakitan. Pria itu terkekeh geli.

“k-kau Mr. Kyukyu itu?” tanya Suzy, dalam hati ia mengumpat. Oh ya Tuhan.. Pria di hadapannya ini benar-benar tampan.

“benar Mr. Kyukyu itu adalah nama ID ku di situs itu, nama asliku adalah Cho Kyuhyun. Jadi kau.. Mrs. Beauty??” aaa~ jadi pria tampan itu namanua adalah Cho Kyuhyun. Sementara Suzy? Jangan tanyakan bagaimana keadaannya karena ia sedang bengong bodoh.

Baiklah.. Melihat kondisi Suzy seperti itu biar aku yang menjelaskan. Sebenarnya, Suzy harus menjilat ludah sendiri karena pada akhirnya ia ikut acara yang menurutnya konyol; mencari pasangan lewat situs pencari jodoh. alasannya simpel, karena Suzy penasaran dan yaa ia pun menaruh sedikit harapannya agar mendapat pasangan dari situs pencari jodoh itu.

Sesuai arahan admin di situs itu ia akan dipertemukan dengan seorang pria dengan nama ID Mr. Kyukyu di Cafe yang saat ini ia datangi dan meja nomor 7 adalah tempat mereka bertemu dan mengobrol.

Dan ID yang Suzy gunakan sebenarnya memang adalah Mrs. Beauty.

Bagaimana Kyuhyun tidak saling mengenal ketika mereka bertemu padahal sebelumnya mereka telah dipertemukan di situs pencari jodoh??

Sebenarnya di situs itu, mereka memang mengharuskan menggunakan nama ID yang bukan nama asli mereka dan tanpa foto. Ciri-ciri yang mereka tuliskan pun tidak boleh terlalu spesifik. tujuannya adalah agar terasa ada kejutan saat mereka bertemu. pasangan dipilihkan oleh admin entah itu secara acak atau bagaimana itu terserah adminnya. Pertemuan pun admin yang mengatur waktu dan lokasi. Jadi, bisa dipastikan pasangan tidak komunikasi sama sekali. Karena mereka akan berkomunikasi yaa ketika bertemu seperti sekarang yang dilakukan oleh Kyuhyun dan Suzy. Tapi.. Gadis itu tetap terdiam seperti orang bodoh.

agashi.. Gwechana? kau belum menjawab pertanyaanku.” Kyuhyun mencoba menggoyangkan tangannya di hadapan Suzy. Agar gadis aneh itu segera sadar.

“Eh.. Ohh. Eum mi-mian. K-kau sudah pesan makanan?!” Suzy meakhiri pertanyaannya dengan cengiran. Ya Tuhan.. Ada apa dengan dirinya. Suzy menjadi gugup di depan pria tampan itu.

Kyuhyun mengulas senyum gelinya. Entah mengapa ia merasa lucu melihat tingkah gadis di depannya.

“aku akan memesannya nanti. Jadi nona.. Kau belum menjawab pertanyaanku tadi. Jadi.. Kau Mrs. Beauty kan?” Kyuhyun masih mencoba bertanya pada Suzy.

Sementara gadis itu menatap dengan wajah sedih.

Beauty?

Bagaimana bisa ia memberi nama ID nya Mrs. Beauty. Kau gila Bae Suzy?

Cantik? Kau fikir kau cantik?

Cantik dari sisi mananya? Sadarkan dirimu Suzy! Lihat penampilanmu.

Suzy kemudian menunduk sedih apalagi melihat wajah Kyuhyun yang terlihat sangat menantikan jawabannya.

Tiba-tiba ia merasa sedih dan merasa bersalah. Jika ia jujur, pria tampan di hadapannya pasti akan kecewa karena pasangannya bukanlah gadis cantik. Seharusnya Suzy sadar diri dengan kondisinya saat ini. Ia sama sekali tidak pantas disandingkan dengan Kyuhyun yang tampan. Ia hanyalah gadis kutukan di sekolahnya, yaa seharusnya Suzy menuliskan nama ID nya bukan Mrs. Beauty.

Seharusnya, ‘ugly girl’ , ‘unlucky girl’ atau mungkin.. yang paling pantas dengan kondisinya adalah ‘gadis kutukan’ .

Haa~ Suzy mendesah berat. Ia kembali menatap Kyuhyun.

mian Mr. Kyukyu.. Ah, maksudku Cho Kyuhyun aku bukan Mrs. Beauty. Aku datang hanya mewakilinya. Yaa semacam walinya untuk mengatakan padamu jika Mrs. beauty tidak bisa datang. Sekali lagi maaf..”

Kyuhyun melunturkan senyumnya. Entah kenapa ia sedikit.. Kecewa.

“….jadi kau bukan Mrs. Beauty? Lalu dimana ia?”

“eum..” Suzy kembali memutar otaknya untuk kembali membohongi Kyuhyun, “eum.. Dia sedang pergi ke luar kota, jadi aku mewakilinya hehe lagipula bagaimana bisa kau ini mengira aku Mrs. Beauty? Lihat wajahku.. Nama itu dan wajahku ini sangat tidak sinkron haha.” Suzy tertawa yang entah mengapa terdengar aneh karena ia paksakan tertawa.

Tanpa Suzy duga, Kyuhyun justru tersenyum miris, “aku bahkan lebih kecewa karena Mrs. Beauty itu bukan kau.” gumamnya.

nde?” tentusaja Suzy syok mendengarnya kan.

anniya..” kyuhyun menggeleng dan memamerkan senyumnya, ”bagaimana jika sekarang kita pesan makanan?”

nde?” kali ini tidak hanya syok tapi Suzy juga membulatkan matanya.

wae?? Kenapa kau selalu terkejut.”

Bagaimana yaa.. Suzy bisa saja pesan makanan tapi uangnya tidak akan cukup nanti. Uang nya sudah ia pakai untuk membeli tiga gelas jus. Belum lagi ia harus menyisakan untuk pulang naik bis.

“aku sudah kenyang Kyuhyun-ssi jadi sebaiknya kau saja yang pesan.” dan setelah itu aku akan langsung pulang, lanjutnya dalam hati. Tapi…

Kriuuukk

Sial. Suzy mengumpat dalam hati ketika perutnya berbunyi. Benar-benar tidak sinkron dengan pikiranya. Memalukan. Dan alhasil Suzy hanya menunduk malu di depan Kyuhyun.

“hahahahahaa..”

Suzy mengangkat wajahnya dan menatap kesal Kyuhyun, “wae? Kenapa malah menertawakanku?” Kyuhyun masih saja tertawa membuat Suzy benar-benar kesal, “ne, ne, aku memang lapar dan aku tidak banyak uang untuk membelinya. Kau puas, huh?”

Kyuhyun mengentikan tawanya dan berdehem ketika menangkap nada kesal Suzy.

mian, biar aku yang traktir. Kau pesan saja yang ada di sini.”

jinjjayo? Aku benar-benar boleh pesan apa saja?” kyuhyun mengangguk, “semua yang ada di Cafe ini?” Kyuhyun kembali mengangguk, “yaa daebak.” kali ini Kyuhyun tersenyum, ia terlalu terpesona dengan wajah berseri-seri milik Suzy.

“yaah pesan apapun yang ada di Cafe ini.” Kyuhyun kembali memperjelas.

“tapi..” Suzy mencondongkan tubuhnya, menyipitkan matanya menatap Kyuhyun curiga, “kau tidak ada maksud lain kan Kyuhyun-sii?.”

Kyuhyun tertawa lagi, ya Tuhan.. Gadis di depannya ini benar-benar lucu menurut Kyuhyun. Sementara Suzy hanya bingung, namja di hadapannya benar-benar aneh karena selalu saja tertawa. Memangnya dimana bagian yang lucunya?!

“…anni, aku tidak ada maksud apapun. Aku benar-benar tulus. Yaa anggap saja sebagai kado pertemanan kita. Eotte?”

call..”

Keduanya pun tersenyum dan mulai memilih menu makanan. Apalagi Suzy waaah dia sangat semangat sekali. Maklum saja, kapan lagi ia akan makan makanan mahal dan gratiss.

.

.

“aaaahh~ kenyangnyaa..” Suzy segera menutup mulutnya ketika sadar sendawanya terlalu kencang. Ya Tuhan.. Jangan sampai ia mempermalukan pria tampan yang sudah baik padanya itu. Suzy menunduk, “mian..”

Kyuhyun tersenyun maklum, “gwechana.. Kenapa harus minta maaf? Kita kan teman.. Bahkan aku bangga padamu.”

“bangga? Waeyo?”

“bukan apa-apa.. Aaa aku juga sudah kenyang. Bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar?”

m-mwo? Jalan-jalan?” oh ya Tuhan.. Namja tampan di hadapannya ini benar-benar penuh kejutan. Selalu berhasil membuat Suzy terkejut dengan ucapannya.

Apalagi sekarang ini.

Suzy padahal sudah mati-matian ingin menghindar dari Kyuhyun. Tapi sepertinya namja itu tidak mengijinkannya pergi. Jinjja.. Bagaimana lagi yaa Suzy mencari alasan untuk membohongi Kyuhyun. Ya Tuhan.. Bahkan Suzy tidak tega merencanakan itu. Bagaimanapun Kyuhyun sudah sangat baik padanya, padahal Suzy membohonginya.

“aah kau terlalu lama menjawab.” tanpa mendengar jawaban Suzy, Kyuhyun sudah menariknya.

“tunggu dulu, aku kan belum jawab setuju atau tidak.”

“a~a aku tidak menerima penolakan nona.”

.

.

“huekk.. Huekk..” Kyuhyun tengah membungkuk mengeluarkan isi perutnya. Sementara Suzy sibuk memijat tengkuk Kyuhyun. Jinjja..

“sudah kubilang jika kau tidak mau naik ya jangan memaksa naik. Beginilah akibatnya..” Suzy tidak habis pikir pada Kyuhyun. Bagaimana bisa namja tampan itu nekat menaiki wahana yang menyeramkan sementara wajah Kyuhyun  saja sudah pucat pasi tadi sebelum menaiki wahana, “sudah lebih baik?”

Kyuhyun tidak menjawab. Suzy bahkan meringis melihat wajah tampan Kyuhyun yang sangat pucat.

“sebaiknya kau duduk saja, biar aku belikan air. Aah dan makanan, sepertinya kau terlalu banyak muntah.” Kyuhyun buru-buru mencegah Suzy dengan menarik tangan yeoja itu.

anni.. Biar aku saja yang beli dan kau duduk saja di bangku.” Suzy mengangguk patuh dan memilih duduk di bangku. Ia benar-benar tidak habis pikir dengan jalan pikiran pria tampan itu.

Mengabaikan sikap Kyuhyun, Suzy lebih memilih memanjakan matanya berkeliling melihat ramai nya orang-orang yang datang ke taman bermain itu. Ada yang berpasangan, entah itu pasangan kekasih, keluarga. Aah Suzy jadi iri pada mereka. Tapi tunggu.. Jika orang lain melihat ia dan Kyuhyun pun pasti akan mengira jika mereka pasangan kekasih, hihihi..

Suzy memukul kepalanya sendiri, “pabbo.. Pabbo.. Pabbo.. Bagaimana bisa kau berpikiran seperti itu Bae Suzy. Sadarkan dirimu kau ini siapa dan kau juga telah membohongi Kyuhyun.” Suzy mendesah panjang.

Di tempat yang berbeda, Kyuhyun tengah membeli beberapa cemilan dan minuman. Jinjja.. Mungkin ia harus mengisi perutnya kembali dengan banyak makanan yang ia buang.

Sebenarnya.. Kyuhyun phobia dengan ketinggian. Tapi ia tidak mau terlihat lemah di depan Suzy jadi ketika yeoja itu mengajaknya menaiki wahana yang menyeramkan, Kyuhyun membusungkan dadanya sok berani yaa meskipun hatinya tiada berhenti berdoa karena ketakutan. Alasannya mudah. Ia hanya ingin melindungi Suzy jadi Kyuhyun pun tidak ingin terlihat lemah.

ige ahjuma..” Kyuhyun memberikan beberapa lembar won sebelum pergi.

Diperjalanan mencari sosok Suzy, Kyuhyun terlihat sangat kerepotan membawa makanan dan minumannya. Hingga seseorang menabrak bahu kanannya. Awalnya Kyuhyun kerepotan karena benda bawaannya hampir terjatuh tapi pria itu berhasil mengendalikannya. Fiuh~

Sebenarnya Kyuhyun tidak sadar jija dompet di saku belakangnya terjatuh.

“oo.. Kyuhyun-ssi, sebelah sini.” Suzy melambai kearah Kyuhyun, dan sedikit terkejut sebenarnya melihat pria itu membawa banyak makanan, “eo, banyak sekali yang kau beli.”

“aku hanya memastikan agar kita tidak kekurangan makanan, haha.”

“tck.. Aku rasa makanan yang kau muntahkan tidak banyak dan itu tidak mungkin membuatmu hingga kelaparan kan?!”

molla, haha..” aish jawaban apa itu? Suzy hanya menggeleng.

“tapi ini terlalu banyak Kyuhyun-ssi, harusnya kau tak perlu menghabiskan banyak uang hanya unt- mmppp.” Kyuhyun tertawa puas ketika berhasil membungkam mulut cerewet Suzy dengan es krim.

“cerewet. Kau hanya perlu memakannya.”

Suzy mengerucutkan bibirnya kesal. Tapi tunggu.. Ia juga ingin membalas Kyuhyun.

Akhirnya kesempatan itu ada. Ketika Kyuhyuh meminun air, Suzy dengan sengaja mendorong botol air minum Kyuhyun hingga membuat namja itu tersedak.

“YAKK!!!” Kyuhyun mendelik tajam pada Suzy, bukannya takut Suzy justru menjulurkan lidahnya.

“weeekk.. kau memang pantas mendapatkannya, haha.. Rasakan itu.” Suzy bangun dari duduknya dan berlari untuk menghindari amukan Kyuhyun. Suzy berlari sambil terus meledek Kyuhyun.

“aish.. Lihat saja jika aku bisa menangkapmu.” Kyuhyun bangkit dan ikut mengejar Suzy.

Keduanya berlarian saling mengejar seperti anak kecil yang tengah bermain. Mereka juga tidak memperdulikan orang-orang di sekitar mereka. Yang Suzy tahu, ia sangat bahagia dan yang Kyuhyun tahu ia juga sangat bahagia.

.

.

Setelah puas bermain kejar-kejaran Kyuhyun dan Suzy kembali duduk di kursi, tentu saja karena mereka kelelahan.

“haaah~ haaaah..” Suzy bahkan mengipas-ngipaskan tangannnya di depan wajahnya yang memerah karena kepanasan.

“kau lelah?” Suzy mengangguk menanggapi pertanyaan Kyuhyun, tanpa menoleh pada namja itu, “nado. Ini semua karena kau.” aah~ seperti Kyuhyun belum melupakan yang tadi.

Suzy menatap kesal Kyuhyuj, “enak saja, jelas-jelas kau yang mengejarku.”

“itu karena kau yang meledeku dan cari gara-gara denganku.”

“kau duluan yang mulai..”

“aish..”

Hening..

Keduanya diam, tidak lagi berdebat siapa yang salah dan siapa yang benar. Atau lebih tepatnya Kyuhyun yang mengalah tidak mau melanjutkan kata-katanya. Haaa, yang Kyuhyun yakini saat ini, jika mereka berdua berdebat tidak akan ada habisnya.

“eum..” Kyuhyun terdiam lagi, ia sedang berpikir bagaimana memanggil nama yeoja di sampingnya, ah bodohnya ia srdari tadi tidak tahu namanya, “eum… Chogi-”

“namaku Bae Suzy.” ah, itu dia namanya.

“mian.. Aku belum menannyakan namamu. Padahal kita sudah melakukan banyak hal hari ini.”

gwechana.. Aku bisa maklum.” Suzy mengulas senyumnya.

“Suzy..” Suzy menoleh lagi pada Kyuhyun ketika namanya disebut pria itu, “gomawo untuk hari ini.” ucap Kyuhyun tulus..

Deg

“oh n-ne, ah tidak seharusnya justru akulah yang berterimakasih padamu Kyuhyun-ssi. Kau sudah mentraktirku makan di Cafe, kau mengajaku jalan-jalan di taman hiburan. Aku benar-benar berterimakasih padamu.” ucap Suzy panjang lebar. Dan itu benar-benar tulus dari hatinya.

Kyuhyun jadi tersenyum-senyum sendiri merasa malu dipuji seperti itu oleh Suzy.

“aku.. Minta maaf padamu Kyuhyun-ssi,”

“maaf?? Untuk apa? Aku tidak merasa kau membuat kesalahan padaku.”

“itu.. Karena sahabatku Mrs. Beauty tidak bisa datang menemuimu.” aku juga meminta maaf padamu karena telah membohongimu, tambah Suzy dalam hati.

Kyuhyun hanya tersenyum miris, “sudahlah.. Lagipula aku tidak memikirkan itu lagi. Aku sudah dapatkan yang jauh lebih baik.” kali ini Kyuhyun tersenyum lembut.

“huh? Ma-maksudmu Kyuhyun-ssi?”

“lupakan. Dimana kau sekolah Suzy-ssi.” Kyuhyun coba mengalihkan perhatian Suzy. Tidak. Kyuhyun belum bisa mengungkapkan bagaimana perasaannya pada yeoja itu. Suzy belum boleh tahu.

“di JYP Senior High School, dari mana kau tahu aku seorang siswa? Ngomong-ngomong apa kau sendiri masih sekolah?”

“yaa.. Hanya terlihat dari wajahmu, kau masih terlihat muda. Dan aku sekolah di SM Senior High School.”

“SM Senior High School? Aku seperti pernah mendengarnya, tapi dimana yaa?”

Kyuhyun menyentil gemas dahi Suzy.

“tentu saja kau pernah mendengarnya, pabbo. Sekolahku itu cukup terkenal.”

Suzy hanya mendelik kesal mendengar nada penuh percaya diri milik Kyuhyun.

“kyuhyun-ssi.. Kau sama sekali tidak mau tahu tentang mrs. Beauty yah?!” bodoh. Suzy memaki dirinya sendiri. Bagaimana bisa ia menyiram bensin pada kobaran api yang mulai mengecil. Maksudnya, untuk apa Suzy bertanya hal bodoh seperti itu sementara ia tahu sendiri jika Mrs. Beauty adalah dirinya. Oh ya Tuhan…

“memangnya seperti apa dia?” bagus. Kyuhyun mulai tertarik dan Suzy harus pandai-pandai memutar otak bodohnya itu untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun.

“eum… Mrs. Beauty itu sesuai namanya ia sangat cantik,” hah? Cantik? Hanya dalam mimpimu Bae Suzy, “dia pandai, kaya, dan selalu menjadi idol di sekolah kami. Banyak sekali namja-namja yang mengejarnya. Aah beruntungnya ia..” sebenarnya sosok Mrs. Beauty yang digambarkan adalah sosok impian diri Suzy.

“benarkah? jika dia dipuja-puja di sekolah kenapa Mrs. Beauty justru mengikuti acara konyol pencari jodoh itu?” Kyuhyun membalas Suzy sekenanya. Sebenarnya ia benar-benar tidak tertarik.

“karena ia ingin mendapat pasangan yang tidak memandang fisik dan status sosialnya. Jadi itulah sebabnya Mrs. Beauty mengikuti acara yang menurut banyak orang itu sangat konyol.” yup, kali ini adalah jawaban tulus Suzy yang sebenarnya.

“sepertinya kau sangat dekat dengan Mrs. Beayty itu.”

“yaa bisa dibilang sahabat tapi kami tidak sedekat itu.” tentu saja kami dekat, mrs. Beauty kan adalah diriku. Lanjut Suzy dalam hati.

“jadi nama sebenarnya??”

“Soojung.”

WHAT???????

Kali ini Suzy ingin merobek mulutnya sendiri. Gila. Bagaimana bisa nama sahabatnya itu yang keluar dari bibir sialannya.

nugu??” baik. Akibat ulah Suzy kali ini Kyuhyun mulai tertarik dengan Soojung.

“namanya Jung Soojung haha iyah Soojung.” GOD. Maafkan aku.. Maafkan aku.. Suzy terus bermunajat dalam hatinya.

Setelah ini ia berjanji akan ke gereja untuk minta pengampunan Tuhan karena menyeret nama sahabat baiknya, Soojung. Ia juga akan berdoa pada Tuhan agar sahabatnya itu tidak membunuhnya jika Soojung tau akan hal ini.

“Jung Soojung? Apakah dia juga sekolah di sekolahmu?” lihat Suzy.. Lihat! Kyuhyun semakin tertarik dengan Soojung akibat ulahmu sendiri. Tentu saja, siapa yang tidak akan tertarik dengan gadis cantik apalagi seperti yang diceritakannya.

“i-iya.. Dia sangat cantik haha sepertinya kau mulai tertarik padanya juga ya Kyuhyun-ssi.” Kyuhyun mengangguk dengan senyun manisnya, melihat itu. Entah kenapa Suzy merasakan sesak di dadanya. Tidak mungkin kan jika Suzy mulai ada rasa pada pria tampan itu?

“lain kali kau harus mempertemukan aku dengannya. Aku benar-benar tertarik dengan Soojung itu.”

“baiklah..” Suzy menunduk sedih, otak bodohnya itu tidak bisa bekerja untuk berpikir lagi. entah untuk apa ia ingin menangis, “Kyuhyun-ssi aku ingin pulang.”

“ah baiklah kajja kita pulang, hari sudah mulai sore.”

Keduanya memutuskan untuk pulang. Selama dalam perjalanan menuju mobil Kyuhyun, pria itu dibuat bingung karena sikap Suzy yang berubah aneh dan pendiam. Bahkan sepanjang jalan Suzy hanya menunduk saja.

“eo. dompetku?!”

Suzy mengangkat wajahnya begitu mendengar nada panik Kyuhyun, “ada apa Kyuhyun-ssi?”

“dompetku. Dompetku tidak ada di saku celana.”

“aah~ eottohkae? Apa banyak yang penting di dompetmu?”

Kyuhyun diam sejenak, “hanya beberapa lembar won, itu tak masalah bagiku. Tapi…”

“tapi?”

“tapi kunci mobilku juga ikut hilang dan kunci mobilku ada di dompet. Jadi, aku minta maaf tidak bisa mengantarmu pulang. Dan.. Aku juga tidak bisa pulang karena tidak ada uang yang ku bawa, dan ponselku..” Kyuhyun mengintip dalam mobilnya dari kaca, “ada di dalam sana.. Haaa~”

gwechana Cho Kyuhyun, kau bisa pulang denganku. Tapi kendaraan umum yang bisa kita naiki hanya bus. Itupun jika kau mau.”

Kyuhyun mendesah berat, mau bagaimana lagi.

.

.

“jadi, dimana kau tinggal Bae Suzy?” tanya Kyuhyun ketika keduanya berada dalam bus yang sama. Dan sama-sama dalam keadaan berdiri.

“tidak lama lagi aku akan sampai. Kau tahu dimana kau akan turun kan Cho?”

“haha tentu saja aku tahu, pabbo.”

Sebenarnya, Kyuhyun bisa saja menghubungi orangtuanya untuk menjeputnya. Tapi Kyuhyun punya rencana lain, ia ingin lebih dekat dengan Suzy dan tahu dimana tempat tinggal yeoja itu.

ahjussi aku turun disini.” suara Suzy menarik perhatian Kyuhyun.

“di sini rumahmu?”

Suzy tidak menjawab Kyuhyun, ia lebih memilih berjalan kedepan untuk memudahkannya turun. hanya saja sialnya, bus itu mengerem mendadak membuat Suzy terhuyung ke depan, beruntung Kyuhyun sigap menangkap Suzy.

Suzy jatuh tepat dipelukan Kyuhyun. Keduanya terdiam saling menatap dalam. Ada perasaan yang sama yang keduanya rasakan. Tapi, satu diantara mereka tidak menyadari apa perasaan itu karena yang ia rasakan hanya getaran hatinya. Dialah Bae Suzy.

“nona, kau jadi turun atau tidak?!” ah, suara ahjussi itu membuat keduanya tersadar dan salah tingkah.

ne ahjussi.” teriak Suzy. Ia pun memilih cepat-cepat turun sebelum menahan malu lebih lama lagi, apalagi di dekat Kyuhyun membuat perasaannya tak menentu.

Sementara Kyuhyun tak mencegah ataupun berbicara apapun lagi pada Suzy. Ia memilih untuk diam.

Begitu turun dari bus, Suzy terus melangkah menjauh tak perduli bus yang membawanya pulang itu sudah melaju. Ia sama sekali tidak mau berbalik dan Suzy tak melihat bagaimana raut wajah Kyuhyun yang ingin mengatakan sesuatu padanya. Yang Suzy inginkan hanya cepat-cepat sampai rumah. Ia benar-benar lelah. Lelah dengan kebohongan yang ia ciptakan sendiri.

Ia menyesal mengenal Kyuhyun, bukan menyesal karena hal lain melainkan Suzy menyesal karena harus berbohong pada namja itu. Ia bersumpah, tidak akan melakukan hal konyol itu lagi. Ia juga bersumpah tidak akan bertemu Kyuhyun lagi. Tidak akan..

“selamat tinggal Cho Kyuhyun…” bisik Suzy begitu pilu hingga entah kenapa, satu bulir air mata mengalur ke pipi mulusnya. Hatinya bahkan terasa berdenyut tanpa ia tahu alasannya.

Bahkan rintik-rintik hujan turun menemani hatinya yang ikut menangis. Suzy menghentikan langkahnya, ia membiarkan seluruh tubuhnya basah terguyur air hujan.

“AKU BENCI MENJADI BAE SUZY…”

END or TBC ?

Tandanya ada kemungkinan aku buat squel hihihi ditunggu respon nya yaa^^

16 responses to “[Freelance/Oneshoot] Mrs. Beauty

  1. kok gantung??? di tunggu sequel nya thor..adoohh suzy payahh, knp gak ngaku aja sih klo suzy si beuty..gmna klo si kyu dtang ke sekolah ny suzy trus nyari soojung?? adoohh berabe ini..

  2. GaG bo….lehhhh eenddd ini mah thour,tbc aja,aku tunggu sequel nya,ya ampun aku ikut nyesek liat keaadaan suzy yg bgt menyedihkan,kenapa jg suzy mesti bohong ke kyuhyun,jadinya elo yg sakit kan zy

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s