Rainbow

fe415f65c3641c1a67b000aa7a4ddb36

“Apa yang kau tahu tentang perpisahan, Soo Ji-ya?”

“Kita.”  Soo Ji menjawab.  Menyandarkan tubuh kurusnya pada punggung kursi taman yang terbuat dari besi dingin, sisa air hujan yang menyisakan titik-titik bening membasahi bahunya.

Sedikit mengernyit, wanita itu mempertahankan ketajaman matanya meskipun sesekali bibirnya menguap.  “Jadi kita hanya sampai disini?”

Pria disamping Soo Ji itu menoleh.  Menyembunyikan wajahnya dari balik masker yang menenggelamkan hampir setengah wajahnya, rambut berwarna silver-nya menari disekitar keningnya saat angin berhembus.  “Ya.”  Angguknya.

“Maka aku harus pergi jika begitu.”  Soo Ji bangkit dari duduknya.  Merentangkan tubuhnya seolah melepas beban ditubuh, wanita itu menghirup dalam udara pagi yang tercampur aroma khas hujan yang tidak semenyenangkan biasanya.

“Kuharap kau bahagia, menemukan pria yang baik.”

Mendengar itu, Soo Ji menaikkan sebelah alisnya.  Melirik pria yang baru saja berstatus mantan kekasih dengannya itu, ia tersenyum sinis tanpa mau mengatakan alasannya.  Berlalu, Soo Ji meninggalkan pria itu seorang diri tanpa niatan untuk sekedar menoleh.

Advertisements

17 responses to “Rainbow

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s