Unkind Girl (Chap 3)

unkind-girl2

Poster by Clairvoyant Poster Channel

Tittle: Unkind Girl

Author: Stella Lee

Main Cast:
Bae Suzy (Miss A) | Kim Myung Soo (Infinite) | Shin Won Ho (Cross Gene)

Gendre: Romance, School life

Legth: Chaptered

Rating: G

Disclimer: The story is pure by me. All casts belong to God, their parent, and agency. Plus… many cameos in this fanfiction!

Prev:

Teaser | The Casts | Chap 1 | Chap 2 | …

Siang hari, di sebuah cafe.

edfrf3frf

“Park Ji Yeon-ssi?” ucap Myungsoo pada seorang yeoja yang tengah duduk di salah satu kursi disana sambil memasang senyumnya itu.

2shj_photo140708112336imbcdrama1

“Ne” jawab yeoja bernama Park Ji Yeon itu dengan ramahnya.

“Mianhae, aku terlambat”

“Gwaenchanayo, duduk saja”

 

Myungsoo pun duduk tepat di kursi depan Jiyeon, dan mereka berdua memesan makanan. Sambil menunggu makannya datang, mereka berdua berbicara sekedar basa-basi mengenai diri masing-masing. Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan datang.

“Aku muak Sampai kapan kamu mau memasang senyum palsumu itu?” tanya Jiyeon tiba-tiba menyadari sesuatu, sambil menyantap makanan pesanannya.

“Senyum palsu? Aku memang selalu seperti ini. Bukankah kamu juga memasangnya?” balas Myungsoo.

1280x720-zuv

“Sebeneranya aku sudah tau semua hal tentang dirimu” seketika itu juga raut muka Jiyeon berubah.

“Seberapa banyak?” pancing Myungsoo.

“Langsung saja pada intinya. Sebenarnya kamu tidak pernah serius dalam perjodohan kan? Dan selalu mencampakan pasangan yang dijodohin”

“Lalu?”

“Aku juga tidak tertarik dengan perjodohan ini”

“Baguslah. Kita selesaikan hari ini dengan damai” balas Myungsoo kembali memasang senyum palsunya itu.

 

***

 

Disisi lain, Wonho tengah asik rebahan di sofa ruang tengah sambil bermain game dengan ipadnya itu. Tiba-tiba suara dari pintu appartementnya pun berbunyi menandakan ada orang yang membuka pintunya. Wonho pun dengan cepat meliat ke arah pintu itu.

fdgbfdxgbfxgvbcbv

“Mwoya? Ya! sejak kapan kamu tau password baru appartementku?” ucap Wonho.

“Shin Suk Ho ahjussi as always” jawab Myungsoo dengan santainya.

 

Siapalagi kalau bukan Myungsoo yang mengetahui password appartement ini selain Wonho dan appanya -Shin Suk Ho-. Semenjak kematian eommanya setahun yang lalu akibat paru-paru eommanya semakin melemah dan akhirnya berhenti berdetak, Wonho dan appanya hanya tinggal berdua di appartement itu. Appanya Wonho bekerja sebagai sekertaris dan tangan kanan appanya Myungsoo. Sudah sejak lama Myungsoo selalu main ke appartement ini, bahkan kedua orang tua Wonho juga menganggap Myungsoo seperti anaknya sendiri. Bahkan Myungsoo juga sering menginap disini.

Dengan santainya Myungsoo melangkah ke ruang makan dan membuka kulkas kemudian mengambil minuman orange juice yang ada disana layaknya rumahnya sendiri.

“Ya itu punyaku” kesal Wonho melihat Myungsoo mengegakkan orange juice miliknya.

 

Myungsoo tak memperdulikan omelan sahabatnya itu, dia duduk di sofa situ juga dan menyalakan tv. Wonho cuma bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Myungsoo, dan kembali melanjutkan game di ipadnya.

“Aku bosan di rumah. Sepertinya aku mau menginap disini saja” ucap Myungsoo.

“Wae? Ada masalah?”

“Biasalah”

“Ne ne, terserahmu saja”

 

***

 

Keesokan harinya. Di Jaeil School.

Entah kenapa Sooji hari ini sama sekali tak berminat sekolah. Sesampainya di kelas dia langsung meletakkan kepalanya di atas meja, selagi menunggu bel masuk. Tak lama kemudian bel tanda masuk pun berbunyi, dan tidak ada tanda-tanda kalau Soojung hari ini masuk sekolah.

Selama pelajaran berlangsung Sooji sama sekali tak memperhatikan guru sedang menjelaskan, dia melamun.

“Bae Soo Ji” panggil Han ssaem.

 

“Bae Soo Ji!” panggil Han ssaem sekali lagi kali ini menyetak.

“Ne ssaem!” sontak membuat Sooji terpecah dari lamunannya.

“Kerjakan nomor 15 di papan tulis” perintah Han ssaem menunjuk nomor 15 soal matematika.

 

Sooji langsung melihat buku matematika itu, sejenak Sooji “berpikir” tapi tetap saja dia tak paham dengan angka-angka yang ada di bukunya itu.

“Tidak bisa? Lain kali tolong perhatikan. Sekarang berdiri di depan kelas angkat kedua tanganmu dan salah satu kakimu sampai pelajaran selesai” ujar Han ssaem,

“Ne?” Sooji masih bingung.

“Bediri di depan kelas sekarang!”

 

Soojipun melangkah keluar kelas dengan malasnya, dia berfikir seenggaknya di luar lebih baik daripada di dalam kelas membosankan. Hampir seisi kelasnya pada menertawakan Sooji, begitupula dengan Myungsoo.

“Kenapa dia?” tanya Myungsoo pada Wonho, menunjuk ke Sooji.

“Entahlah, aku tidak tau” jawab Wonho sedikit khawatir.

 

Akhirnya Sooji berdiri di depan kelas sambil mengangkat kedua tangannya dan salah satu kakinya. Terlihat di ujung lorong seorang siswa tengah membawa tumpukan buku-buku di kedua tangannya. Daaan… Brug!

Namja itu tersandung tepat di depan Sooji. Spontan Sooji langsung menghampiri namja itu dan membantu mengumpulkan buku-buku yang jatuh itu.

“Gwaenchana?” tanya Sooji pada namja itu.

“Ne” jawabnya.
Setelah buku terkumpul semua, mereka pun berdiri.

fhgdsfrgdfgbb

“Gamsahamnida sunbae” ucap namja itu sambil tersenyum dan mengambil buku-buku yang ada di tangannya Sooji.

 

Sunbae? Oh! Wow~ Ada juga ternyata yang lumayan” batin Sooji.

 

“Sama-sama” ujar Sooji sambil membalas tersenyum.

 

Namja itupun pergi dari situ, Sooji tersenyum menyeringai entah kenapa. Tepat dengan suara bel berbunyi tanda istirahat, Sooji langsung kembali berdiri di depan kelas sambil mengangkat kedua tangannya dan salah satu kakinya sebelum Han ssaem menyadarinya. Han ssaem keluar dari kelas begitupula juga siswa siswi lainnya berhamburan keluar. Baru setelah itu Sooji menurunkan tangan dan kakinya.

“Sooji-ah, gwaenchana?” tanya Wonho segera menghampiri Sooji.

“Ne?”

645yu7tii75iu876ri

“Ada yang sakit?” Wonho khawatir, memegang dahi Sooji dengan tangan kanannya barangkali dia sakit.

“Aku tidak apa-apa” jawab Sooji.

“Benarkah?” Wonho menurunkan tangannya.

“Ne, aku cuma bosan saja. Aku mau ke uks”

“Katamu kamu tidak apa apa”

“Bolos” ujar Sooji pelan.

 

Tanpa mereka sadari Myungsoo sedari tadi memperhatikan mereka terus. Soojipun berjalan menuju ke uks, sesampainya disana langsung merebahkan badannya di salah satu kasur yang ada disana. Ada dokter yang menanyakan kenapa dia ke uks, beruntung Sooji bisa mengelabui dengan akting pura-pura pusingnya itu. Disaat yang lainnya sedang makan siang, Sooji malah lebih memilih rebahan di ruang uks sambil mengotak atik hpnya. Dokter yang sedang jaga juga pergi keluar entah kemana.

Bel masuk kelaspun kembali berbunyi.

“Saatnya tidur siang” ujar Sooji pada dirinya sendiri.

“Tidur siang” Wonho berdiri tepat di depan kasur Sooji.

“Aish kkamjjagiya!”

“Igge” Wonho menyerahkan tas Sooji.

 

“Kajja!” ajak Wonho.

“Hah? Eoddie?!”

“Bolos” bisik Wonho tepat di telinga kanan Sooji.

screenshot_2015-05-07-16-25-35

Tanpa menunggu lama, diapun langsung menarik Sooji keluar dari ruang uks. Mereka perlahan-lahan mengendap di lorong kelas sambil mengecek letak cctv di sana agar tidak tertangkap. Sampailah di halaman belakang sekolah, terlihat temboknya lumayan tinggi sekitar 2,5 meteran.

“Disini Cuma satu-satunya sisi yang tidak ada cctv” jelas Wonho seperti mengetahui jelas Jaeil School ini.

“Aku tidak bisa manjat” ujar Sooji.

 

Wonho langsung membungkukkan badannya.

“Cepat naik kesini sebelum ada penjaga yang lewat” suruh Wonho.

“Arraseo”

 

Soojipun naik ke atas punggung Wonho agar bisa sampai ke ujung tembok pagar. Setelah Sooji, Wonho dengan cepat manjat, kemudian mereka berbarengan lompat ke luar sekolah. Dengan cepat Wonho kembali menarik tangan Sooji lari dari situ.

 

***

 

Dilain sisi. Myungsoo masuk ke kelas, celingak-celinguk tidak ada Wonho, begitupula dengan Sooji.

“Ternyata…” ujarnya seperti mengerti kemana mereka berdua pergi.

 

Tak lama dari itu hpnya berdering, Myungsoopun segera mengecek hpnya. Ternyata ada sms yang baru masuk.

 

From: Shin Suk Ho Ahjussi

Perintah dari Pres. Kim Sang Joong, untuk datang ke acara keluarga nanti malam. Jika tidak credit card akan di block.

 

“Aish jinjja!” kesal Myungsoo.

 

***

 

Sooji dan Wonho sampai pada halte bis terdekat dan langsung naik ke bis yang berhenti disitu. Mereka duduk di kursi belakang bis. Sooji tertawa entah kenapa.

“Wae?” tanya Wonho.

“Annie, tadi seru sekali” jawab Sooji terus kembali tertawa.

 

Wonho juga jadi ikut tertawa mengingat hal tadi.

“Padahal ini pertama kalinya aku bolos sekolah” ucap Wonho.

“Heol jinjja?”

“Ne”

“Kasihan sekali” goda Sooji.

 

Bis itu berhenti di daerah Gangnam. Mereka berduapun turun dari bis, dan berjalan melihat-lihat disekitar situ. Begitu menemui game center Wonho mengajak Sooji kesitu.

“Ya ya andwae!” celotek Sooji.

“Assa!” Wonho gembira memenangkan game balapan melawan Sooji.

 

“Tembak itu” berisik Sooji sedang memaikan game tembak-tembakan.

“Fokus saja pada punyamu” balas Wonho.

Hampir semua game yang ada disitu mereka mainin. Sooji kesal gara-gara Wonho lebih banyak menang dibandingkan dia. Tetapi sesekali Wonho pura-pura mengalah dan akhirnya Soojilah yang menang.

Setelah lelah bermain di game center, mereka memutuskan untuk makan di tempat makan yang tak jauh dari sana.

screenshot_2015-08-29-14-05-31

“Wuah massiseo~” ucap Sooji begitu makanan yang dia pesan datang.

“Kamu pesan sebanyak ini?” tanya Wonho kaget.

“Tenang saja aku bisa menghabiskan semuanya”

 

Wonho hanya bisa terkekeh melihat tingkah Sooji seperti tidak pernah makan setahun.

 

***

 

Sooji dan Wonho turun di halte bis sekitar tempat tinggal mereka.

“Oh kamu tinggal di sekitar sini juga?” tanya Sooji baru menyadari kalau Wonho juga tinggal disekitar situ.

“Ne. Disana, CG Appartement” jawab Wonho sambil menunjuk ke gedung appartementnya.

“Rumahku di sebelah sana, rumah nomor 65”

“Arra”

“Bagaimana kamu tau?”

“Aku tidak sengaja melihat data dirimu”

“Kamu tidak sengaja atau memang kamu sengaja melihatnya?” goda Sooji.

 

Setelah selesai berbincang sebentar, mereka berdua akhirnya berpisah jalan ke arah rumah masing-masing. Baru saja Sooji jalan beberapa langkah sebuah mobil yang menurut Sooji tak asing tepat berhenti di sebelahnya.

“Bae Soo Ji” panggil seorang yeoja di dalam mobil itu setelah menurunkan kaca mobilnya.

“Eomma?” Sooji terkejut.

“Darimana saja? Hpmu sama sekali tidak bisa dihubungi” tanya eommanya.

“Hpku mati” padahal Sooji memang sengaja mematikan hpnya.

“Kajja. Masuk ke dalam mobil. Ada urusan yang sangat penting” suruh eommanya.

 

Sooji dengan malasnya masuk ke dalam mobil itu.

“Eomma barusaja mengurus perjodohanmu” ucap eommanya sambil menyetir.

“Hah? Perjodohan?!” sontak Sooji tercengang mendengarkan ucapan eommanya.

“Kamu sudah eomma jodohkan dengan salah satu anak dari CEO Hades Group”

“Shirreo!”

“Tidak bisa menolak, karena pertemuannya malam ini. Tenang saja, kamu tidak akan menyesalkan perjodohan ini kok” jelas eommanya.

 

Mereka berhenti di salon langganan eommanya. Sooji didandani oleh make up artist, tak lama dari itu asisten eommanya datang membawakan dress lengkap dengan aksesoris beserta flat shoesnya.

 

***

 

Sampainya di sebuah restoran tempat perjanjian pertemuan mereka. Sooji dan eommanya keluar dari parkiran. Sendari tadi Sooji terus menerus memasang muka kesal campur aduk malas.

“Tersenyum. Kamu tmau terlihat jelek nanti?” celetuk eommanya.

“Arra. Aku mau ke toilet dulu” kesal Sooji.

“Jangan kabur!”

“Ne ne”

 

Sooji ke toilet, sedangkan eommanya lebih dulu menghampiri ke ruang makan khusus yang telah di reserved.

“Aish! Menyebalkan!” umpat Sooji sambil mengaca.

“Perjodohan? Cih! Yang benar saja”
Setelah mengumpat kekesalannya di toilet, akhirnya dia keluar dari toilet.

screenshot_2015-08-19-23-17-45

“Kim Myung Soo?!” bukan main terkejutnya Sooji begitu keluar toilet tepat berpapasan dengan Myungsoo.

“Apa yang kamu lakukan disini?!” begitu pula juga Myungsoo yang tak kalah terkejutnya.

“Seolma…”

“Neo…”

 

=To Be Continue=

Cameo:

-Park Ji Yeon (T-Ara)

-Cha Eun Woo (Astro)

Advertisements

19 responses to “Unkind Girl (Chap 3)

  1. Pingback: Unkind Girl (Chap 5) | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  2. Pingback: Unkind Girl (Chap 6) | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  3. Pingback: Unkind Girl (Chap 7) | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

  4. Pingback: Unkind Girl (Chap 8) | Kingdom of Suzy's Fanfiction·

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s