Unkind Girl (Chap 8)

unkind-girl

Poster by  Alkindi 

Tittle: Unkind Girl

Author: Stella Lee

Main Cast:
Bae Suzy (Miss A) | Kim Myung Soo (Infinite) | Shin Won Ho (Cross Gene) | Ahn Jae Hyun

Gendre: Romance, School life

Legth: Chaptered

Rating: G

Disclimer: The story is pure by me. All casts belong to God, their parent, and agency. Plus… many cameos in this fanfiction!

Prev:

Teaser | The Casts | Chap 1 | Chap 2 | Chap 3 | Chap 4 | Chap 5 | Chap 6 | Chap 7 | …

Pagi hari di Jaeil School…

Sooji baru menghentikan langkahnya begitu melihat beberapa foto anak berprestasi yang terpajang di lorong sekolah.
“Eoh bukan kah ini Wonho? Kenapa aku baru menyadarinya?” ujar Sooji melihat salah satu foto disana.

uy54567uio

“Aigoo liat ini, resleting tasmu terbuka” ucap Wonho tiba-tiba langsung menghampiri Sooji dan menutup resleting tasnya.

“Benarkah?” sahut Sooji sedikit terkejut.

 

“Gomawo” tambah Sooji.

“Sama-sama”

 

Tak lama kemudian, tiba-tiba Myungsoo baru saja sampai di sekolah melihat mereka berdua.

“Pagi-pagi sudah mesra saja kalian. Minggir” sela Myungsoo.

 

Spontan Wonho sama Sooji saling melangkah mundur agar Myungsoo bisa lewat.

“Ne?” Wonho bingung.

“Padahal jalanan juga masih luas. Menyebalkan!” cetus Sooji.

 

Myungsoo tak menanggapi Sooji malah terus berjalan menuju ke kelas.

“Ya ada apa dengan temanmu yang satu itu akhir-akhir ini? PMS kah?” kesal Sooji.

 

Wonhopun tak mengerti kenapa akhir-akhir ini mood Myungsoo semakin tidak beres, bahkan dia sama sekali tidak cerita apapun pada Wonho.

 

Terlihat ada dua orang siswi menghampiri Myungsoo dengan malu-malu. Sooji dan Wonho sedikit mendengar percakapan mereka.

“Kim Myung Soo-ssi, ku dengar kamu sudah lama putus dengan Haeryung?” tanya salah satu siswi itu.

“Ne” jawab Myungsoo.

“Bagaimana kalau jadian denganku saja?” tambah siswi tersebut.

“Benar! Temanku asik loh untuk di ajak seru-seruan” sahut siswi satunya.

fhjgjfjjuj

Myungsoo tak menanggapi mereka, hanya membalas dengan senyuman ala-ala pangeran yang menurut Sooji itu senyum yang sengaja di buat-buat.

Heol… Senyum macam apa itu?” batin Sooji.

 

Bel sekolah berbunyi tanda kelas akan di mulai. Siswa siswi yang masih di lorong sekolah langsung berlari kecil agar tidak terlambat masuk ke kelas. Sesampainya disana tak lama setelah mereka duduk, Kim ssaem -wali kelas- masuk ke dalam kelas.

“Pagi murid-murid. Hari ini saya akan ada kan rolling tempat duduk. Biar cepat selesai, barisan depan mulai mengambil nomor yang ada di kotak ini dan duduk di tempat duduk yang baru” jelas Kim ssaem.

 

Kim ssaem membawa sebuah kotak yang berisikan gulungan kertas kecil yang tulisannya angka tempat untung rolling tempat duduk. Siswa-siswi pun mulai maju satu-satu untuk mengambil lembaran kertas kecil yang ada di dalam kotak tersebut, setelah itu mereka langsung duduk sesuai dengan nomor yang tertera disitu.

Dan… Jreng!

Myungsoo duduk di bangku barisan paling belakang dan persis di sebelah jendela. Dan Sooji dapat bangku yang tepat di sebelah kanan Myungsoo. Sedangkan Wonho tepat di serong depan kanan Sooji, dan Soojung malah di bangku barisan pertama tepat di depan meja guru. Setelah semua siswa duduk di bangkunya yang baru Kim ssaem pun mulai mengajar di depan kelas.

Sesekali Sooji melirik Myungsoo yang sepertinya serius sekali memperhatikan pelajarannya. Tiba-tiba dia jadi teringat sesuatu.

“Myungsoo-ah” Sooji memanggil Myungsoo dengan suara pelan, agar tidak terdengar oleh Kim ssaem.

 

Myungsoo pura-pura tidak mendegar, dan tetap masih memperhartikan Kim ssaem.

“Hoy Kim Myung Soo” panggilnya lagi.

“Ya!” kali ini Sooji sambil melempar penghapusnya ke meja Myungsoo.

 

Akhirnya Myungsoo menoleh ke arah Sooji dengan malasnya.

“Kamu suka dengan Nana eonni kan?” tanya Sooji.

 

Pertanyaan itu lagi” batin Myungsoo, kemudian kembali memperhatikan Kim ssaem.

 

“Noona kajima!” Sooji meniru gaya Myungsoo yang kemarin saat terbangun dari tidurnya di klinik.

“Itu maksudnya Nana eonni kan?” tanya Sooji lagi.

 

“Sebegitu sukanya kah dengan Nana eonni sampai ke bawa mimpi?” pancing Sooji.

“Ne, terus kenapa?” akhirnya Myungsoo menyaut juga.

“Kalau begitu aku ada sesuatu untukmu” Sooji merogoh saku roknya dan mengambil handphonenya, kemudian sebentar dia mengotak-atik handphonenya.

 

“Tada~ Tebak siapa mereka?” Sooji menunjukkan sebuah foto di handphoenya yang dia temukaan di kamar Jaehyun.

“Bagaimana bisa kamu punya foto itu?” Myungsoo terkejut dan langsung menyadari siapa yang ada di foto tersebut.

“Jawab dulu pertanyaanku, siapa mereka? Aku tau, namja ini pasti Jaehyun oppa. Lalu siapa yeoja ini?”

 

“Seolma… Nana eonnie?” tanya Sooji.

“Ah… Pasti kamu menemukan foto itu di kamar hyung. Sejauh apa hubungan kalian sampai kamu bisa masuk ke kamar hyung?” Myungsoo mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Apa maksudmu?”

“Ciuman? Atau mungkin lebih dari itu? Aku melihat dengan mataku sendiri kalian berciuman di kamar”

“Ya Kim Myung Soo” Sooji mulai terpancing, padahal waktu itu mereka sama sekali tidak berciuman hanya hampir saja.

“Lain kali tutup jendelanya, biar kalian bisa lebih mesra”

“Ya neo!!” Sooji menggerbrak mejanya, kemudian berdiri sambil menunjuk ke Myungsoo.

 

Sontak seisi kelas langsung menoleh ke arah mereka berdua.

“Bae Soo Ji… Keluar dari kelas, dan rapihkan buku di perpustakaan” ujar Kim ssaem.

“Ne? Jesunghamnida ssaem”

 

Myungsoo tertawa melihat Sooji dihukum.

“Kim Myung Soo, kamu juga!” tambah Kim ssaem.

“Ne? Kenapa aku juga?” Myungsoo terkejut.

“Kalian berdua dari tadi sibuk ngobrol sendiri di belakang. Sekarang pergi ke perpustakaan dan rapihkan buku pinjaman yang ada di sana sampai jam istirahat”

 

***

 

Di perpustakaan…

Myungsoo dan Sooji merapihkan tumpukan buku-buku pinjaman kembali ke raknya. Mereka juga harus membenarkan letak buku yang salah yang diletakkan asal oleh siswa yang mengambilnya. Merekapun membagi dua tugasnya, Sooji yang mengembalikan buku pinjaman ke raknya, dan myungsoo yang mengecek letak buku kalau ada yang salah.

Dengan cemberutnya Sooji meletakkan kembali buku-buku tersebut ke rak.
Aish kenapa susah sekali” batin Sooji sambil berusaha mendorong buku yang ia letakkan di rak paling atas supaya rapih.

screenshot_2015-06-02-08-51-53

Tiba-tiba Myungsoo membantu Sooji mendorong buku tersebut ke dalam dengan mudahnya.

“Gomawo” ujar Sooji sambil membalikkan badannya.

 

DEG!! DEG!!

Seketika itu juga mata Sooji langsung membulat besar, betapa kagetnya dia jarak antara mukanya dan muka Myungsoo hanya beberapa sentimeter saja dan mata mereka saling melihat satu sama lain.

Pas disaat itu juga bel berbunyi tanda istirahat. Sooji dengan cepatnya memalingkan pandangannya.

“Ne” ujar Myungsoo kemudian malah membantu Sooji mengembalikan buku biar cepat selesai.

 

Tak lama kemudian, handphone Sooji berdering tepat saat mereka sudah melesai merapikan buku-buku tersebut. Sooji dengan cepatnya menggangkat telfon tersebut.

“Yeobseyo oppa” jawab Sooji mengangkat telfon dari Jaehyun.

 

Begitu mendengar kata ‘oppa’ Myungsoo tau pasti itu Jaehyun, diapun diam-diam segera keluar dari perpustakaan karena malas mendengarkan percakapan mereka.

 

Sooji-ah, sepulang sekolah ada janji?” tanya Jaehyun.

“Annie, kenapa memangnya?”

Bagaimana kalau kita ngedate sepulang sekolah?

“Ne” jawab Sooji langsung.

Okay, sampai jumpa nanti~

“Ne oppa~”

 

Sooji mematikan telfon tersebut.

“Mwoya? Kemana Myungsoo?” ujarnya baru menyadari ternyata Myungsoo sudah tidak ada disitu.

 

Sooji mencari-cari Myungsoo di perpus tapi tak berhasil menemukannya, mungkin dia sudah keluar daru tadi pikirnya. Soojipun keluar dari perpustakaan.

“Sooji-ah kajja! Aku sangat lapar” ucap Soojung langsung merangkul tangan Sooji, sendari tadi menunggu Sooji di depan perpustakaan.

“Kajja~”

 

***

 

Sepulang sekolah.

Sooji berjalan ke arah lobby sekolah. Sesampainya di sana, terlihat Jaehyun sedang mengobrol dengan Myungsoo di samping mobilnya yang sepertinya serius tapi entah apa yang mereka bicarakan.

“Oppa!” panggil Sooji sambil melambaikan tangannya.

sgregsgdgd

Jaehyun langsung tersenyum begitu Sooji menghampirinya.

“Apa yang sedang kalian bicarakan?” tanya Sooji.

“Bukan urusanmu” cetus Myungsoo.

 

Jaehyun hanya terkekeh mendengarnya. Tak lama kemudian, sebuah mobil sedan hitam berhenti tepat di belakang mobil Jaehyun. Seorang namja yang sepertinya sopir, keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil tersebut. Tanpa basa-basi, Myungsoo langsung masuk ke mobil itu. Dan mobil itu pergi begitu saja.

“Mau kemana dia?” tanya Sooji penasaran.

“Emm… kantor” jawab Jaehyun sambil membukakan pintu mobilnya untuk Sooji.

 

Soojipun masuk ke dalam mobil itu begitupula dengan Jaehyun.

“Kantor?” tanya Sooji.

“Hades Company” jawab Jaehyu yang mulai menekan gas mobilnya keluar dari sekolah.

“Untuk apa?”

“Hmm… Rapat menggantikan appa, karena appa sedang ada urusan di luar negeri”

“Oppa tidak ikut rapat juga?”

“Aku? Aku sudah mengurus bagian yang lain dari tadi pagi, sekarang gantian Myungsoo”

“Ah…” Sooji mengerti.

“Wae? Tertarik dengan Myungsoo? Dari tadi hanya membicarakannya terus”

“Heol… Annieyo!” kelak Sooji.

“Seharusnya yang kamu tanyakan, mau kemana kita bukannya mau kemana dia” ujar Jaehyun, bermaksud mengarahkan dianya itu Myungsoo.

“Ah patta! Mau kemana kita?”

 

Jaehyun tertawa mendengar perkataan Sooji.

“Makan? Atau belanja?” tanya Jaehyun.

“Kalau makan aku masih kenyang”
“Kalau gitu belanja! Call!”

fiediurf6iur6uyu

***

 

Di Hades Company.

bi6chxvciaeprlx

Setelah selesai rapat, Myungsoo malah sibuk bermain game di hpnya sambil duduk di sofa yang ada di ruangan appanya. Tak lama kemudian asisten appanya, Shin Suk Ho -appanya Wonho- masuk ke dalam ruangan itu.

“Kim Myung Soo” panggil Shin Suk Ho.

 

Myungsoo tak mendengar dan masih asik bermain game.

“Kim Myung Soo” panggil Shin Suk Ho sekali lagi dengan meninggikan nada suaranya.

“Aish kalah kan” keluh Myungsoo.

 

“Waeyo ahjussi?” tanya Myungsoo.
“Urusanmu sudah selesai. Kamu bisa pulang sekarang. Selebihnya aku saja yang mengurusnya” jelas Shin Suk Ho.

screenshot_2014-08-05-02-14-34_mh1407180472583

“Benarkah? Assa! Ahjussi memang yang terbaik!” ucap Myungsoo girang.

 

Myungsoo segera beranjak dari sofa dan menuju ke lobby kantor. Disitu sudah ada sebuah mobil yang tak lain adalah mobil Myungsoo. Sopir yang dari tadi menunggu Myungsoopun langsung menyerahkan kunci mobil tersebut.

 

***

 

Disisi lain Wonho sedang memasukkan beberapa bukunya ke dalam tas untuk belajar dengan Sooji. Tiba-tiba suara dari pintu appartementnya berbunyi menandakan ada orang yang membuka pintu tersebut.

“Wonho-ya!” sahut Myungsoo begitu membuka pintu appartementnya.

 

Wonho keluar kamarnya.

rteyhetrhyetry
“Mwo?” Wonho sudah menebak kalau itu pastinya siapa lagi kalau bukan Myungsoo.

“Mwoya? Mau kemana?” tanya Myungsoo begitu melihat Wonho seperti mau pergi.

“Rumah Sooji”

“Wae?”

“Belajar bersama”

“Cih… Mwusun belajar bersama” remeh Myungsoo langsung rebahan di sofa ruang tengah.

“Ya! Kamu tidak mau pulang? Aku beneran mau pergi?” Wonho speechless melihat tingkah Myungsoo.

“Bilang ke Sooji belajarnya lain kali saja. Tapi kalau kamu mau pergi yasudah pergi saja. Aku masih mau disini” tambah Myungsoo.

“Arraseo arraseo. Aku akan bilang dia belajarnya besok saja. Dan lain kali bilang dulu kalau mau ke sini”

 

***

 

Akhirnya sampai juga Jaehyun mengantar Sooji sampai ke rumahnya. Sooji pun keluar dari mobil, begitupula dengan Jaehyun yang mengambil belanjaan mereka yang berada di bagasi.

“Igge” ujar Jaehyun menyerahkan beberapa paperbag belanjaan mereka.

“Oppa gomawoyo”

“Lagian aku juga belum pernah memberikanmu apa-apa”

 

Setelah basa-basi, Jaehyun pun pergi menuju pulang dan Sooji masuk ke dalam gerbang rumahnya.

“Aigoo banyak sekali barang bawaannya” ucap ahjumma sambil membantu belanjaan Sooji sebagian, begitu Sooji masuk ke dalam rumah.

 

Sooji meletakkan semua belanjaannya di ruang tengah, kemudian diapun duduk di sofa.

“Ini biar saya rapihkan ke lemari nona” ujar ahjumma.

“Annie, tidak perlu. Biar aku saja nanti”

 

Tak lama kemudian handphone Sooji berdering, Sooji langsung merogoh tasnya untu mengambil handphonenya. Yaang ternyata chat dari Wonho

 

From: Wonho

Mian, sepertinya hari ini kita tidak bisa belajar bersama.

 

“Aku saja bahkan lupa” ujar Sooji.

 

To: Wonho

Gwaenchana ^^

 

“Assa! It’s party time!

 

***

 

From: Sooji

Gwaenchana ^^

 

Wonho menaruh handhponenya di meja. Myungsoo malah tengah menonton film yang ada di tv sambil mengemil makanan yang ada di meja tersebut. Wonho cuma bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja melihat tinggah temannya yang satu ini. Tiba-tiba Wonho jadi teringat sesuatu.

“Bukankah waktu itu, kamu bilang kalau Sooji itu menarik? Apa maksudnya?” tanya Wonho penasaran.

“Ah! Itu dulu. Sekarang tidak” jawab Myungsoo.

“Wae?”

“Entah kenapa sekarang dia membuatku kesal”

 

***

 

A Club…
Sooji sedang men touch-up lipsticknya di toilet. Setelah selesai, dia keluar toilet menuju ke meja bar club tersebut. Baru saja duduk dan memesan sebuah minuman, seorang namja mengampirinya ke meja bar.

seo-kang-joon

“Bae Soo Ji?” ujar namja tersebut.

“Kangjoon oppa!” Sooji langsung mengenali siapa namja tersebut, ialah hallyu star Seo Kang Joon.

 

Seo Kang Joon seorang aktor yang sangat terkenal, bahkan sudah beberapa film Hollywood yang ia bintangi. Dia kenal Sooji saat di New York beberapa kali mengadakan premier film Hollywoodnya, dan Sooji selalu datang karena ajakan teman artisnya. Sejak itu mereka mulai kenal, dan setiap Seo Kang Joon ke New York pasti selalu bertemu dengan Sooji. Bahkan mereka juga sempat terkena scandal sekali oleh paparzi korea yang mengejar Seo Kang Joon sampai ke New York.

“Mwoya? Sudah lama sekali kita tidak bertemu” ucap Sooji.

“Mian, akhir-akhir ini jadwalku sangat padat jadi aku tidak bisa ke New York. Kamu sendiri sejak kapan ada di Seoul? Kenapa tidak bilang?”

“Baru-baru ini kok aku pindah ke Seoul”

“Akhirnya pulang ke Seoul”

“Ya begitulah”

 

Mereka berdua tertawa bersama.

“Mau ke balkon? Disini terlalu berisik untuk ngobrol” bisik Kangjoon di telinga Sooji karena music di club semakin kencang.

“Ne”

 

Kangjoon merangkul pundak Sooji dan membawanya ke balkon club tersebut. Pas itu tak sengaja Jaehyun dan teman-temannya baru saja masuk ke dalam club tersebut.

“Bukan kah itu tunanganmu?” ujar salah satu teman Jaehyun.

“Tunanganku?” Jaehyun bingung.

“Ne, Bae Soo Ji” menunjuk ke arah seorang yeoja yang sedang berjalan menuju ke balkon bersama seorang namja.

ftyhfthyfuy

Jaehyun langsung menoleh ke arah yeoja yang di tunjuk oleh temannya itu. Sayangnya, Jaehyun tak berhasil melihat muka yeoja itu sama sekali, sudah keburu membelakangi mereka.

“Ah tidak mungkin, ngapain dia ketempat seperti ini” kelak Jaehyun.

“Benar, mungkin kamu salah liat. Membuatnya panic saja” ujar teman lainnya.

“Aku kan hanya ngasih tau saja”

 

Sesampainya di balkon, mereka duduk di salah satu bangku yang ada di sana.

“Sering ke sini?” tanya Kangjoon.

“Emm… Ini baru ke 2xnya”

“Jangan bohong”

“Jinjjaro. Aku disini tidak sebebas saat di New York. Eomma sering di rumah kalau malam, ada ahjumma juga yang tinggal di rumah. Jadi aku nunggu ahjumma itu tidur dulu baru bisa keluar”

 

Kangjoon terkekeh mendengar penjelasan Sooji. Mereka berdua lanjut berbincang, tanpa menyadari kalau dari tadi sedang ada yang mengawasi gerak gerik mereka dari kejauhan. Dan… JEPRET!

 

***

 

Keesokan harinya. Jaehyun tengah melahap sarapannya di ruang makan sendirian sambil menonton tv. Appanya masih di luar kota, dan eommanya masih tertidur. Tak berapa lama kemudian Myungsoo datang untuk menyantap sarapannya juga.

dgrfdsgrr

Pemirsa, berita pagi ini. Dispatch baru saja merilis sebuah foto kencan hallyu star Seo Kang Joo dan salah satu yeoja yang sengaja diblur di salah satu club yang ada di Seoul. Beberapa netizen berspekulasi bahwa yeoja tersebut adalah Bae Soo Ji, tunangan dari Kim Jae Hyun. Karena ada beberapa orang yang melihat Bae Soo Ji berada di club itu tadi malam. Ini bukan pertama kalinya dispatch merilis scandal antara Seo Kang Joon dan Bae Soo Ji…

 

“Dasar tukang pembuat masalah” sindir Myungsoo.

“Jajingnya!” kesal Jaehyun, ternyata baru menyadari semalam itu yang di tunjuk oleh temannya beneran Sooji.

 

Tanpa menyelesaikan sarapannya, Jaehyun langsung buru-buru mengambil coatnya dan pergi menuju ke mobilnya yang sudah siap terparkir di depan rumah sambil menghubungi seseorang.

“Hapus semua berita tentang Seo Kang Joon dan Bae Soo Ji, sekarang!” bentaknya.

 

***

 

Disisi lain, Sooji bangun kesiangan, tak sempat mengcek handphonenya yang sendari tadi terus berdering. Dia buru-buru mandi, ganti baju, dan dandan dengan segera agar tidak terlambat ke sekolah.

“Ish menyebalkan!” ujarnya kemudian memasukkan handphonenya ke dalam task arena berisik.

 

Dia menuju ke ruang makan dan hanya meminum susunya.

“Nona di depan banyak…” ujar ahjumma yang belum menyelesaikan perkataannya.

“Aku pergi dulu ya. Bye ahjumma” potong Sooji.

 

Sooji bergegas menuju ke depan gerbang rumahnya untuk menyetop taxi yang lewat. Begitu membuka pintu gerbangnya, ternyata banyak wartawan yang sudah menunggu di depan rumah Sooji langung mengerumuni Sooji begitu keluar gerbang.

“Bae Soo Ji-ssi, benarkah tadi malah anda berada di A Club?” tanya wartawan A.

 

“Ne?” Sooji bingung.

 

“Bae Soo Ji-ssi…”

“Bae Soo Ji-ssi…”

“Bae Soo Ji-ssi…”

fvsvsgt
Sebuah mobil berhenti tepat di kerumunan tersebut, yang tak lain adalah mobil Jaehyun. Jaehyun segera keluar dari mobilnya dan melindungi Sooji dari kerumunan kemudian memasukkan Sooji kedalam mobilnya.

Dia pun juga masuk ke dalam mobilnya, dan menekan gas pergi jauh dari tempat itu.

Selama perjalanan menuju ke sekolah, Jaehyun hanya terdiam menyetir begitupula Sooji masih shock tidak tahu kenapa dia di kerumuni wartawan. Telfon Soojipun berdering, dan kali ini Sooji mengangkat telfonnya.

“Yeobseyo” ujarnya.

Bae Soo Ji, ulah apalagi yang kamu perbuat?” sahut eommanya.

“Ne?”

Aku berusaha untuk menyuruh mereka menghapus foto itu. Tetap saja tidak bisa. Kamu tahu berapa uang yang aku habiskan untuk membuat wajahmu blur? Tetapi tetap saja mereka tahu kalau itu kamu

 

Sooji masih tak mengerti dengan apa yang dari tadi diributkan. Jaehyun mengirikan mobilnya, agar bisa berhenti sementara. Dia menunjukkan sebuah foto yang dimaksud, foto Seo Kang Joon dan Sooji.

“Sudahlah urus sendiri itu. Aku masih sibuk” eommanya mematikan telfonnya.

 

“Mwoya? Jadi hanya foto ini yang mereka ributkan?” ucap Sooji tertawa tak percaya.

“Jadi benar yeoja itu kamu? Dan semalam kamu di A Club bersama Seo Kang Joon?” tanya Jaehyun, terlihat ekspresinya antara mau marah dan kecewa.

“Emangnya kenapa?” tanya Sooji, pasalnya dia sudah biasa saja menanggapi berita seperti ini apalagi dulu juga pernah kena scandal dengan Seo Kang Joon.

“Posisimu sekarang adalah tunanganku. Aku mengkawatirkanmu kalau kamu terus berbuat seenaknya begitu saja”

“Mian” Sooji baru menyadarinya.

 

Jaehyun tak mau meneruskan percakapan ini lagi, karena emosinya sedang kacau nanti malah semakin tak karuan. Dia kembali menyetir, mengantarkan Sooji ke Sekolah.

Sesampainya di sekolah pas disaat bel berbunyi, Sooji langsung berlari menuju ke kelasnya.

 

***

 

Tet… Tet… Tet…

Bunyi bel istirahat, semua orang mulai berhamburan ke kelas. Siswi siswi di kelas Sooji sendari tadi melirik Sooji sadis, tapi Sooji tak peduli.

“Myungsoo-ah, jangan dekat-dekat dengan Sooji” ujar seorang siswa menghampiri Myungsoo.

“Benar itu akan membuat reputasimu semakin jelek” sambung siswa lainnya.

“Benarkah?” pancing Myungsoo.

“Sama aku saja, aku tidak pernah membuat masalah kok”

“Aku juga kok”

 

Beberapa siswi malah bertengkar berebut Myungsoo.

Cih” batin Sooji.

 

Wonho menghampiri Sooji, karena terlihat sendirian hari ini Soojung tidak masuk.

“Sooji-ah, mau makan siang?” Wonho berusaha untuk tidak membahas berita tersebut, takut membuat Sooji jadi tidak enak padahal dia juga sangat penasaran.

 

Mereka berdua pun berjalan menuju ke ruang makan. Tanpa disadari Myungsoo dari tadi memperhatikan mereka terus. Sesampainya ruang makan, baru saja Sooji melangkah masuk ke dalam ruang makan seisi ruang makan langsung melihat ke arah Sooji dan langsung mencibirnya.

“Sepertinya kita ke taman saja” ajak Wonho menarik pergelangan tangan Sooji.

 

Pada akhirnya mereka malah di taman belakang sekolah yang lumayan sepi.

“Tunggu disini, aku akan membeli beberapa makanan di kantin” ucap Wonho.

 

Sooji mengangguk mengerti, Wonho pun pergi meninggalkan Sooji menuju ke kantin sekolah.

“Wuah ternyata sekolah di Seoul lebih mengerikan daripada di New York” ujarnya membandingkan, soalnya dulu ketika dia di New York tidak segempar ini saat berita scandal-scandalnya dirilis.

 

Myungsoo tak sengaja lewat di daerah sana, melihat ada yang aneh. Terlihat dua orang siswi dari kejauhan sedang berbisik-bisik di balkon lantai 2. Salah satu siswi terlihat membawa cermin, dan satunya lagi seperti membawa batu berukuran sedang.

“Ini beneran tidak apa-apa?” bisik salah satu siswi,

“Gwaenchana, kalau ada masalah kan ada appa ku” ujar siswi satunya.

“Benarkah?”

“Cepat pecahkan saja sekarang!”

“1… 2… 3…!”

 

PRANG!

 

“Ya awas!” Myungsoo langsung berlari cepat, melindungi Sooji.

gtrhe5hyj

 

=To Be Continue=

Cameo:

-Seo Kang Joon

Advertisements

7 responses to “Unkind Girl (Chap 8)

  1. Wah jahat banget itu anak sampek mau nyelakain sooji, untung ada myungsoo yang nyelametin. Coba kalo gak ada??? Penasaran sama kelanjutannya
    Apa nanti myungsoo bisa suka sama sooji atau enggak. Next chap semangat thor

  2. Aigoo semuanya gempar karena berita kencan suzy dan kangjoon tpi suzy mah santai-santai jj
    Omo myung menyelamatkan suzy dan winho ttp brsama suzy saat yg lain mnjauhinya # gomawo

  3. Ciye L ngelindungin suzy , sebenernya L itu kenapa ya kok jadi cuek sm suzy , padahal dulu bilangnya tertarik . Aduh L itu bener” misterius banget deh . Kira” L ada rasa ke suzy gak ya ? . Makin penasaran ni jadinya . Ditunggu lanjut nya ,see you next part . Bye bye 😉

  4. Gmn suzy ga jatuh cinta sm myung…org myung nya aja baik gitu sampe ngelindungi suzy…hehehe….aku masih nunggu suzy sm jaehyun whakakak walaupun ini ff myungzy hehehe…ditunggu next chapnya fighting..

  5. yaelahh jgn smpe segitunya lah neng, smpe nyelakain suzy segala, untung ada myung tpi ntar klo wonho liat kasian juga,, wonho baik bnget deh sma suzy jdi pengen ada momentnya juga, next part boleh gk ada moment wonzynyaa boleh aja yaa nee neee pleaseee .hehehe

Comment, Please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s